BRIS hingga ASII Jadi Incaran, plus Ramalan IHSG
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan mencoba keluar dari area konsolidasi dengan menguji level psikologis berikutnya di 6.900. Para pemodal dapat fokus pada beberapa saham, mulai dari BRIS hingga ASII, pada awal pekan.
Pada perdagangan Jumat (21/2), IHSG ditutup menguat 14,9 poin (0,2%) ke level 6.803. “Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase minor bullish reversal, meski cenderung terkonsolidasi di atas 6.800,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (23/2/2025).
Adapun level psikologis 6.900 menjadi level resistance IHSG pada Senin (24/2). Sedangkan level support di 6.700 dan pivot di 6.800.
Sementara itu, mayoritas indeks Wall Street pada Jumat (21/2) mengalami sell off. Pelemahan dipicu oleh kekhawatiran terhadap outlook pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pasca penurunan Michigan Consumer Sentiment ke 64,7 pada Februari 2025 dari 71,1 pada Januari 2025.
“Penurunan tersebut dinilai sebagai dampak dari penerapan paket tarif baja dan aluminium, serta rencana paket tarif resiprokal yang kemungkinan diumumkan pada Maret 2025,” jelas Phintraco Sekuritas.
Hal itu berkaitan dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump bahwa suku bunga perlu turun sebelum pemberlakukan paket tarif terbaru. Ini membuka keyakinan bahwa pengumuman tarif akan dilakukan setelah FOMC The Fed pada Maret 2025.
Dari dalam negeri, data ekonomi relatif minim pada pekan terakhir Februari 2025. Praktis hanya data pertumbuhan kredit yang menjadi data makro penting pada awal pekan.
Fokus pasar diperkirakan mulai beralih pada antisipasi pengumuman dividen, khususnya beberapa emiten yang secara historis rutin membagikan dividen besar. Para pemodal dapat memperhatikan saham ASII, BBCA, BRPT, CPIN, INCO, AUTO, dan NCKL pada awal pekan.
Fokus pada Saham BRIS hingga ASII
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






