Jumat, 15 Mei 2026

BRIS hingga ASII Jadi Incaran, plus Ramalan IHSG

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Feb 2025 | 13:34 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di mainhall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di mainhall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan mencoba keluar dari area konsolidasi dengan menguji level psikologis berikutnya di 6.900. Para pemodal dapat fokus pada beberapa saham, mulai dari BRIS hingga ASII, pada awal pekan.

Pada perdagangan Jumat (21/2), IHSG ditutup menguat 14,9 poin (0,2%) ke level 6.803. “Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase minor bullish reversal, meski cenderung terkonsolidasi di atas 6.800,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (23/2/2025).

Adapun level psikologis 6.900 menjadi level resistance IHSG pada Senin (24/2). Sedangkan level support di 6.700 dan pivot di 6.800.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, mayoritas indeks Wall Street pada Jumat (21/2) mengalami sell off. Pelemahan dipicu oleh kekhawatiran terhadap outlook pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pasca penurunan Michigan Consumer Sentiment ke 64,7 pada Februari 2025 dari 71,1 pada Januari 2025.

“Penurunan tersebut dinilai sebagai dampak dari penerapan paket tarif baja dan aluminium, serta rencana paket tarif resiprokal yang kemungkinan diumumkan pada Maret 2025,” jelas Phintraco Sekuritas.

Hal itu berkaitan dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump bahwa suku bunga perlu turun sebelum pemberlakukan paket tarif terbaru. Ini membuka keyakinan bahwa pengumuman tarif akan dilakukan setelah FOMC The Fed pada Maret 2025.

Dari dalam negeri, data ekonomi relatif minim pada pekan terakhir Februari 2025. Praktis hanya data pertumbuhan kredit yang menjadi data makro penting pada awal pekan.

Fokus pasar diperkirakan mulai beralih pada antisipasi pengumuman dividen, khususnya beberapa emiten yang secara historis rutin membagikan dividen besar. Para pemodal dapat memperhatikan saham ASII, BBCA, BRPT, CPIN, INCO, AUTO, dan NCKL pada awal pekan.

Fokus pada Saham BRIS hingga ASII 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia