Harga Emas Rontok, Mengapa?
NEW YORK, investor.id - Harga emas rontok pada Jumat (21/3/2025). Hal itu karena tertekan penguatan dolar AS dan aksi ambil untung investor. Meskipun demikian, ketidakpastian geopolitik dan prospek pemangkasan suku bunga The Fed masih menjaga harga emas di jalur kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Harga emas spot turun 0,7% ke level US$ 3.023,1 per ons troi. Sementara kontrak berjangka emas AS melemah 0,7% menjadi US$ 3.021,80 per ons troi. Secara mingguan, harga emas telah membukukan kenaikan sebesar 0,7%.
Dikutip dari CNBC internasional, sebagai aset safe haven, emas cenderung diminati saat terjadi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, serta di lingkungan suku bunga rendah. Sepanjang tahun ini, emas telah mencetak rekor tertinggi sebanyak 16 kali, dengan puncak tertinggi sepanjang masa di level US$ 3.057,21 per ons troi pada Kamis (20/3/2025).
"Pasar sedang mengalami jeda sejenak. Ada aksi ambil untung di level ini, ditambah dengan penguatan dolar," ujar analis Marex Edward Meir.
Dolar AS menguat 0,2%, menyentuh level tertinggi dua minggu, yang membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
Menurut Wakil Presiden sekaligus analis senior logam di Zaner Metals Peter Grant, permintaan safe haven yang berkelanjutan akibat kekhawatiran perdagangan dan risiko geopolitik masih menjadi pendorong utama pergerakan emas.
Tarif Trump
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






