Harga Emas Naik, Goldman Sachs Sebut Bisa Tembus US$ 3.300
NEW YORK, investor.id - Harga emas naik pada Kamis (27/3/2025). Hal itu seiring meningkatnya ketegangan perdagangan global setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif baru terhadap kendaraan impor.
Dikutip dari Reuters, kebijakan tersebut menambah kekhawatiran investor menjelang batas waktu 2 April untuk penerapan tarif balasan dari negara lain. Bahkan, Goldman Sachs meningkatkan prediksi harga emas menjadi US$ 3.300,
Harga emas spot terlihat naik 0,52% menjadi US$ 3.035 per ons pada saat berita ini ditulis. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS meningkat 0,5% menjadi US$ 3.036 per ons.
Trump pada Rabu (26/3/2025) mengumumkan tarif sebesar 25% untuk mobil dan truk ringan impor yang mulai berlaku pekan depan. Langkah ini semakin memperluas perang dagang global dan memicu kekhawatiran investor bahwa tarif balasan bisa memperburuk inflasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, serta memperuncing ketegangan perdagangan.
Kebijakan tarif Trump telah mendorong harga emas mencapai rekor tertinggi US$ 3.057,21 per ons yang terjadi pada 20 Maret lalu.
Kepala Global Emas di SPDR ETF Strategy Aakash Doshi mengatakan, harga emas diperkirakan akan menembus US$ 3.100 pada kuartal kedua tahun ini. "Pasar bisa naik lagi sebesar 8%-10% hingga akhir 2025 jika kondisi makroekonomi dan permintaan fisik terhadap emas tetap kuat," ujarnya.
Sementara itu, Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga emas pada akhir 2025 menjadi US$ 3.300 per ons dari sebelumnya US$ 3.100. Peningkatan ini didorong oleh arus masuk investasi ke ETF emas yang lebih kuat dari perkiraan serta permintaan berkelanjutan dari bank sentral.
Suku Bunga The Fed
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






