Harga CPO Bakal Melemah, Pasar Waspadai Rilis Data MPOB
KUALA LUMPUR, investor.id – Harga crude palm oil (CPO) diperkirakan akan melanjutkan pelemahan pada pekan depan, seiring sikap hati-hati pelaku pasar yang menanti rilis data bulanan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB).
Dikutip dari Bernama, data tersebut diprediksi menunjukkan kenaikan produksi dan stok, yang berpotensi menekan harga lebih lanjut.
Analis dan trader CPO David Ng mengatakan bahwa pasar kemungkinan besar akan diperdagangkan dalam tren menurun, dengan harga berkisar antara 3.650 Ringgit Malaysia hingga 3.900 Ringgit Malaysia per ton.
“Sentimen pasar juga cenderung hati-hati menjelang rilis laporan bulanan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB), yang diperkirakan akan bernada negatif dan memperkuat ekspektasi penurunan harga,” ujar David.
Laporan MPOB yang akan memuat data produksi dan ekspor dijadwalkan rilis pada 13 Mei 2025.
Secara mingguan (perbandingan Jumat ke Jumat), harga kontrak berjangka CPO Mei 2025 turun 130 Ringgit Malaysia ke posisi 3.790 Ringgit Malaysia per ton.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






