Minggu, 5 April 2026

Diborong Grup Djarum, SSIA Bisa Masuk MSCI, Target Harga Tinggi

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Jul 2025 | 14:17 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Subang Smartpolitan garapan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). (Sumber: Perseroan)
Ilustrasi Subang Smartpolitan garapan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). (Sumber: Perseroan)

Menurut manajemen SSIA, harga jual rata-rata (ASP) lahan industri di kawasan Subang Smartpolitan mencapai US$ 120 per meter persegi, melonjak 50% yoy. Sebagai perbandingan, selama pembangunan jalan tol Trans Jawa dari tahun 2015 hingga selesai pada 2018, harga lahan di Bekasi dan Karawang masing-masing naik 37% menjadi Rp 3 juta per meter persegi dan 39,8% menjadi Rp 2,5 juta per meter persegi.

Dengan penyelesaian proyek tol Patimban, Samuel Sekuritas memperkirakan ASP lahan di Subang Smartpolitan milik Surya Semesta Internusa (SSIA) bakal melonjak sekitar 30%.

Selain itu, penyelesaian Pelabuhan Patimban tahap I-2 yang dijadwalkan pada kuartal IV-2025 akan meningkatkan kapasitas pelabuhan menjadi 3,75 juta TEUs (+1.400%) dan 600 ribu CBUs (+114%), sehingga makin memperkuat kemampuan logistik di kawasan itu.

ADVERTISEMENT

Dengan berbagai faktor tersebut, Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham SSIA. Target harga saham SSIA dipatok sebesar Rp 4.000, naik drastis dari sebelumnya Rp 2.000.

Selain berpotensi masuk indeks MSCI, pandangan positif terhadap SSIA juga didukung oleh proyeksi penjualan lahan yang kuat seluas 60-70 hektare per tahun dalam beberapa tahun ke depan.

Risiko utamanya jika terdapat tantangan dalam pelaksanaan proyek, terjadi keterlambatan dalam pembangunan jalan tol dan Pelabuhan Patimban, serta perubahan regulasi.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia