Taktik Cuan Saham Emiten Hashim Djojohadikusumo
JAKARTA, investor.id – Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge masih dalam tren bullish, menurut BRI Danareksa Sekuritas. Begini taktik untuk memaksimalkan cuan di saham emiten Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam catatannya, Rabu (27/8/2025), merekomendasikan buy saham WIFI dengan target harga Rp 3.200-3.400 (swing trade). Swing trade berarti dalam hitungan beberapa hari ke depan. Karena itu, pemodal bisa memanfaatkan ayunan harga saham WIFI.
Secara teknikal, menurut BRI Danareksa Sekuritas, saham WIFI menguji level resistance (batas atas) di Rp 2.950. “Jika menembus resistance tersebut, ada potensi lanjutan penguatan hingga ke level resistance selanjutnya di Rp 3.200-3.400,” tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Namun, jika harga saham WIFI tiba-tiba bergerak ke bawah level Rp 2.850, pemodal bisa melakukan stop loss.
Hingga akhir sesi 1 perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/8/2025), saham Surge (WIFI) loncat 4,8% ke level Rp 3.010. Dalam sepekan terakhir, saham WIFI melejit 9% dan sebulan melonjak 5,6%. Secara year to date (ytd), saham WIFI telah terbang hingga 634%.
Target Harga Selanjutnya Tinggi
Samuel Sekuritas merevisi estimasi laba Surge (WIFI) tahun 2025 dan 2026, serta menaikkan proyeksi untuk tahun 2027 dan 2028 masing-masing sebesar 4,8% dan 10,2%.
Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham WIFI. Target harga saham WIFI tergolong tinggi sekali mencapai Rp 5.200, didorong oleh prospek pertumbuhan laba jangka menengah yang kuat.
Baca Juga:
UNTR Moncer, tapi Hold Dulu SahamnyaTarget harga saham WIFI mencerminkan valuasi EV/EBITDA 2026 sebesar 7,6 kali atau 17% di bawah rata-rata sektornya. Risiko utamanya mencakup potensi keterlambatan dalam peluncuran layanan yang dapat berdampak pada akuisisi pelanggan.
WIFI membukukan pendapatan Rp 282 miliar pada kuartal II-2025, meningkat 21,7% qoq atau melejit 66,6% yoy. Pertumbuhan itu didorong oleh kinerja yang kuat dari pendapatan telekomunikasi – naik 11,9% qoq atau melesat 183,1% yoy.
Margin EBITDA WIFI pada kuartal II-2025 meningkat menjadi 77,4% dibandingkan kuartal II-2024 yang mencapai 63,1% dan kuartal I-2025 sebesar 77,9%. Peningkatan itu berkat margin tinggi segmen periklanan yang mencapai 82,1%.
Laba bersih WIFI tercatat sebesar Rp 145 miliar, melonjak 76% qoq atau melejit 140,3% yoy. Pencapaian laba WIFI setara dengan 41,7% dari estimasi tahun ini.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






