Minggu, 21 Juni 2026

Laba Emiten Nikel Diterawang Meroket 115%, Saham Menuju TP

Penulis : Harso Kurniawan
10 Sep 2025 | 16:13 WIB
BAGIKAN
Harum Energy (HRUM). (Annual Report)
Harum Energy (HRUM). (Annual Report)

JAKARTA, Investor.id – PT Harum Energy Tbk (HRUM) diprediksi mencetak lonjakan laba bersih 115% menjadi US$ 129 juta, dibandingkan estimasi tahun ini US$ 60 juta, seiring beroperasinya pabrik MHP, bahan baku baterai kendaraan listrik. Ini akan menopang saham HRUM yang diganjar target harga menggiurkan oleh sejumlah broker.

Berdasarkan riset UOB Kay Hian, unit bisnis Harum, Blue Sparking Energy (BSE), akan memproduksi mixed hydroxide precipitate (MHP) dan kobalt pada kuartal I-2026. Saat ini, pembangunan fasilitas MHP sudah mencapai 85%. Semua peralatan kunci sudah dikirim dan dipasang di pabrik.

“Fokus sekarang adalah menuntaskan pembangunan di semua lini,” tulis UOB, dikutip Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

Dengan beroperasinya pabrik MHP BSE, UOB memprediksi EBIT bisnis nikel HRUM akan naik menjadi 90,4% pada 2027, dibandingkan 2024 sebesar 16,9%. Ini seiring kenaikan produksi nikel, sedangkan batu bara turun. Kapasitas terpasang pabrik BSE mencapai 67 ribu ton MHP dan 7.500 ton kobalt.

UOB menilai, laba bersih HRUM akan resilien, kendati produksi batu bara turun. Ini didorong oleh lebih stabilnya ASP batu bara perseroan dan rendahnya biaya produksi nikel PT Position, yang memasok bijih nikel ke smelter NPI dan nikel matte.

“Produksi batu bara kemungkinan sedikit turun pada paruh kedua 2025, mengingat produksi semester I sudah mencapai 54% kuota tahunan,” tulis UOB.

Laba dan Target Harga

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 20 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia