Muncul Target Harga Baru Saham Antam (ANTM)
Pada kuartal II-2025, Antam (ANTM) mencetak kinerja yang solid, didukung oleh penjualan emas dan bijih nikel. Pendapatan meningkat 25,7% qoq atau 125,6% yoy menjadi Rp 32,8 triliun.
Pendapatan ANTM dari emas melonjak 29,3% qoq atau 150,3% yoy menjadi Rp 27,9 triliun. Pendapatan dari bijih nikel melejit 40% qoq atau 175,6% yoy menjadi Rp 3,9 triliun.
EBITDA naik 26,4% qoq atau 171,1% yoy menjadi Rp 3,7 triliun dan laba bersih meningkat 20,4% qoq atau 95,5% yoy menjadi Rp 2,6 triliun. Pencapaian itu jauh melampaui estimasi Mirae (78,1%) maupun konsensus (69,3%).
Dengan berbagai faktor tersebut, Mirae menaikkan rekomendasi saham ANTM menjadi trading buy, dengan target harga direvisi naik menjadi Rp 4.000. Target harga baru tersebut mencerminkan valuasi P/E 2025 sebesar 10 kali, sejalan dengan rata-rata 3 tahun.
Upgrade ini didorong oleh momentum harga emas yang kuat, diharapkan menopang kinerja ANTM hingga kuartal III-2025. Mirae memperkirakan laba ANTM solid yang berpotensi melampaui ekspektasi.
Target harga baru mencakup kinerja keuangan yang impresif serta pergerakan harga saham yang kuat. Dengan prospek emas yang positif dan pemulihan produksi bijih nikel, ANTM berada pada posisi yang baik untuk bertumbuh.
Risiko utamanya meliputi potensi pembalikan harga emas serta gangguan penjualan bijih nikel, khususnya terkait proyek Gag dan penurunan kuota bijih nikel tahun 2026.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






