Minggu, 21 Juni 2026

CDIA Perkuat Modal Rp 7,4 Triliun, Ekspansi Menjadi-jadi

Penulis : Jauhari Mahardhika
15 Sep 2025 | 19:54 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas milik PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). (Foto: Chandra Asri)
Salah satu fasilitas milik PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). (Foto: Chandra Asri)

JAKARTA, investor.id – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) atau CDI Group telah memperkuat basis modal perseroan melalui pinjaman Rp 2 triliun dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), penyertaan modal US$ 185 juta (Rp 3 triliun) dari Chandra Asri dan EGCO Group, serta dana IPO sebesar Rp 2,4 triliun.

Dengan demikian, CDIA berhasil meraup total Rp 7,4 triliun untuk memperkuat modal.

“Ini mencerminkan kepercayaan dan keyakinan dari mitra, investor, dan kreditur terhadap prospek pertumbuhan CDIA atau CDI Group, serta menyediakan fondasi yang kokoh untuk ekspansi di bidang energi, air, logistik, pelabuhan dan penyimpanan,” kata Direktur CDIA, Jonathan Kandinata dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

ADVERTISEMENT

Dengan fondasi yang kuat tersebut, CDIA melanjutkan inisiatif pertumbuhan melalui ekspansi platform logistik. Pada semester I-2025, perseroan menyelesaikan akuisisi PT Barito Investa Prima – yang kini bernama PT Chandra Investa Prima – sehingga memperluas jangkauan layanan logistik darat.

Secara paralel, CDIA juga mengoperasikan dua kapal pengangkut gas ethylene guna memperkuat kapabilitas maritim, sekaligus memperkokoh integrasi rantai pasok aset Chandra Asri Group di Indonesia dan Singapura.

Lebih lanjut, perseroan mengalokasikan dana IPO sebesar Rp 2,4 triliun, yang terdiri atas Rp 0,9 triliun untuk tambahan kapal guna memperkuat lini logistik perseroan, serta Rp 1,5 triliun untuk pengembangan tangki penyimpanan, pipa ethylene, dan fasilitas pendukung lainnya untuk meningkatkan integrasi pelabuhan.

“Secara keseluruhan, inisiatif ini memperluas kapasitas layanan, memperdalam integrasi rantai nilai, dan memperkuat peran CDIA sebagai penggerak utama konektivitas regional dan solusi infrastruktur,” jelas Jonathan.

CDIA melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), juga telah memulai operasional dua kapal pengangkut gas ethylene – sebuah langkah strategis untuk memperkuat logistik maritim dan memastikan kelancaran distribusi bahan baku antara fasilitas Chandra Asri Group di Cilegon dan Aster Chemicals and Energy Pte Ltd di Singapura.

CSI menyediakan solusi transportasi bahan baku yang efisien dan kompetitif di kawasan, dengan kemampuan beroperasi baik di perairan domestik maupun internasional. Per Juni 2025, CSI mengelola delapan kapal kimia dan gas. Perseroan juga memperluas layanannya kepada pihak ketiga, serta menjajaki peluang di bidang manajemen dan perawatan kapal.

CDIA juga memperkuat kapabilitas bisnis logistik melalui penambahan dua kapal kimia berkapasitas 9.000 DWT yang tengah diproduksi di Jepang. Kedua kapal tersebut akan berbendera Indonesia dan internasional untuk mendukung fleksibilitas layanan, mengoptimalkan efisiensi operasional, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi maritim.

“Armada baru ini akan memperkuat konektivitas distribusi di Indonesia dan Asia Tenggara, serta membuka peluang ekspansi ke pasar global,” tutur Jonathan.

Bermitra dengan penyedia teknologi terkemuka, kapal tersebut dijadwalkan beroperasi pada paruh pertama 2026. Dengan armada baru berstandar internasional, perseroan tidak hanya memperluas kapasitas sektor logistik, tapi juga memperkuat Indonesia sebagai hub distribusi regional untuk industri kimia.

Di Balik Lonjakan Laba Bersih 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 12 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia