Emiten Emas Berpeluang Tebar Dividen 80%, Saham Diramal Ngacir
JAKARTA, Investor.id – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) diprediksi mulai bisa meraup free cash flow (FCF) tahun 2025, sehingga membuka potensi pembagian dividen. Saham ARCI pun kini mulai diriset broker-broker top dengan rekomendasi positif dan target harga menggiurkan.
Berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek), harga emas terus reli, bahkan sempat menembus US$ 3.700 per oz, didorong oleh ekspektasi penurunan Federal Funds Rate (FFR), risiko geopolitik, dan lonjakan permintaan dari bank sentral serta institusi pengelola dana.
“ARCI berada di posisi tepat untuk meraup keuntungan dari reli ini, didukung oleh melimpahnya cadangan emas dan peningkatan produksi,” tulis Mansek, dikutip Rabu (17/9/2025).
Baca Juga:
Saham-saham yang Diburu AsingMansek menganggap ARCI adalah salah satu proxy emas terbaik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari sisi produksi, ARCI diprediksi membukukan 120 ribu oz tahun ini, berada di posisi ketiga, setelah Freeport dan Martabe milik UNTR. Hal menarik lainnya, saham ARCI kini diperdagangkan dengan EV/reserves terendah, mencapai US$ 542 per oz, dibandingkan rata-rata pesaing US$ 965 per oz.
Mansek mencatat, pembalikan kinerja ARCI dipicu kembali beroperasinya tambang Araren, yang memiliki kadar emas 2 gram per ton. Ke depan, ARCI akan mulai menambang emas bawah tanah tambang Kopra dengan kadar emas 4 gram per ton.
Mansek memprediksi produksi emas ARCI akan naik menjadi 211,5 ribu oz pada 2028, dibandingkan estimasi tahun ini 127 ribu oz. Ada juga potensi kenaikan cadangan di tambang Western dan Eastern Corridors.
Dividen dan Target Harga
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






