Minggu, 21 Juni 2026

Emiten Emas Berpeluang Tebar Dividen 80%, Saham Diramal Ngacir

Penulis : Harso Kurniawan
17 Sep 2025 | 17:42 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). (Foto ilustrasi: ARCI)
Kegiatan usaha PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). (Foto ilustrasi: ARCI)

JAKARTA, Investor.id – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) diprediksi mulai bisa meraup free cash flow (FCF) tahun 2025, sehingga membuka potensi pembagian dividen. Saham ARCI pun kini mulai diriset broker-broker top dengan rekomendasi positif dan target harga menggiurkan.

Berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek), harga emas terus reli, bahkan sempat menembus US$ 3.700 per oz, didorong oleh ekspektasi penurunan Federal Funds Rate (FFR), risiko geopolitik, dan lonjakan permintaan dari bank sentral serta institusi pengelola dana.

“ARCI berada di posisi tepat untuk meraup keuntungan dari reli ini, didukung oleh melimpahnya cadangan emas dan peningkatan produksi,” tulis Mansek, dikutip Rabu (17/9/2025).

ADVERTISEMENT

Mansek menganggap ARCI adalah salah satu proxy emas terbaik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari sisi produksi, ARCI diprediksi membukukan 120 ribu oz tahun ini, berada di posisi ketiga, setelah Freeport dan Martabe milik UNTR. Hal menarik lainnya, saham ARCI kini diperdagangkan dengan EV/reserves terendah, mencapai US$ 542 per oz, dibandingkan rata-rata pesaing US$ 965 per oz.

Mansek mencatat, pembalikan kinerja ARCI dipicu kembali beroperasinya tambang Araren, yang memiliki kadar emas 2 gram per ton. Ke depan, ARCI akan mulai menambang emas bawah tanah tambang Kopra dengan kadar emas 4 gram per ton.

Mansek memprediksi produksi emas ARCI akan naik menjadi 211,5 ribu oz pada 2028, dibandingkan estimasi tahun ini 127 ribu oz. Ada juga potensi kenaikan cadangan di tambang Western dan Eastern Corridors.

Dividen dan Target Harga

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 20 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia