Aksi Borong Saham CDIA
JAKARTA, investor.id - Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) memanas di sesi I perdagangan Senin (22/9/2025). Di sekitar pukul 10.24 WIB, saham CDIA ada di Rp 1.780 atau +14,84%,
Saham CDIA laris dengan 596 juta saham sudah diperdagangkan, frekuensi 69.521 kali, dan nilai transaksi sudah tembus Rp 1 triliun. Aksi borong saham CDIA menjadi-jadi. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham CDIA membukukan transaksi beli Rp 626 miliar, dengan net buy tembus Rp 259 miliar atau yang tertinggi di antara saham-saham net buy lainnya.
Sebelumnya, saham ini juga telah diborong. UBS Sekuritas membukukan net buy Rp 126,3 miliar di harga rata-rata Rp 1.527 per saham dalam periode 12-19 September 2025. Sedangkan asing mencatatkan net buy Rp 85,79 miliar sebulan.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) atau CDI Group mencatatkan atau listing saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 9 Juli 2025. Perseroan menggelar IPO di harga Rp 190/saham, dan harga sahamnya sempat melonjak ke level tertinggi Rp 2.100 pada 5 Agustus 2025.
Baca Juga:
CDIA Diserbu, Harga MelonjakCDI Group yang merupakan anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), saat ini menjalankan empat lini bisnis utama yaitu energi, air, kepelabuhanan dan penyimpanan, serta logistik. Saat IPO, perseroan melepas 12.482.937.500 (10%) saham kepada publik. Sehingga nilai keseluruhan IPO dari Chandra Daya Investasi mencapai Rp 2,37 triliun. Tingkat kepercayaan investor terhadap CDI Group tercermin dari kelebihan permintaan (oversubscription) hingga 563,64 kali dengan total partisipasi 400.126 investor sepanjang masa penawaran.
Berdasarkan prospektus, dana dari IPO sekitar Rp 871,75 miliar akan disalurkan CDIA melalui penyetoran modal kepada anak usaha yang termasuk dalam pilar bisnis logistik, yaitu PT Chandra Shipping International (CSI) dan PT Marina Indah Maritim (MIM).
Adapun seluruh dana yang diperoleh CSI akan disalurkan kembali sebagian melalui penyetoran modal kepada Chandra Maritime International Pte Ltd (CMI) dan sisanya akan digunakan untuk pembelian kapal dan pembiayaan operasional. Dana yang diperoleh oleh CMI dan MIM akan digunakan untuk pembelian kapal dan pembiayaan operasional.
Sisanya sekitar Rp 1,48 triliun seluruhnya akan disalurkan perseroan melalui penyetoran modal kepada anak usaha yang termasuk dalam pilar bisnis pelabuhan dan penyimpanan, yaitu PT Chandra Samudera Port (CSP), yang kemudian seluruhnya akan disalurkan kembali melalui penyertaan modal ke PT Chandra Cilegon Port (CCP). Adapun dana yang diperoleh oleh CCP akan digunakan untuk keperluan pembuatan tangki penyimpanan, pipa saluran ethylene dan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya.
Aksi dan Rencana
Sementara itu, berdasarkan fact sheet CDIA diungkap aksi dan rencana perusahaan. CDI Group secara bertahap merencanakan ekspansi armada, yang tidak hanya akan meningkatkan kapasitas logistik tetapi juga memperkuat posisi layanan transportasi laut yang kompetitif dan berstandar tinggi.
Untuk mendukung operasional yang lebih luas dan patuh terhadap ketentuan pelayaran lintas negara, CDI Group juga memiliki kapal berbendera internasional. Inisiatif ini memungkinkan CDI Group memperluas cakupan layanan ke kawasan regional dan global, membuka peluang bisnis lintas batas serta meningkatkan daya saing dalam pasar pelayaran internasional.
Di sektor kepelabuhanan dan penyimpanan, CDI Group mengelola fasilitas strategis seperti tangki penyimpanan, jaringan pipa saluran ethylene, serta infrastruktur pendukung lainnya guna memenuhi kebutuhan logistik penyimpanan industri secara efisien dan andal.
Beli Kapal
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






