Emiten Tolak Angin (SIDO) Mau Buyback Saham, Segini Nilainya
JAKARTA, investor.id - Emiten produsen tolak angin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebesar Rp 56 miliar.
Corporate Secretary SIDO, Budiyanto mengatakan perkiraan jumlah lembar saham yang akan dibeli kembali sebesar 0,35%, atau kurang lebih sebanyak 103.703.000 lembar saham dari total lembar saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan.
Baca Juga:
Saham Melejit 250%, Ada Ramalan Begini“Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor perseroan," kata Budiyanto dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/9/2025).
Manajemen perusahaan juga akan menyimpan saham yang telah dibeli kembali sebagai saham treasuri. Langkah ini memungkinkan perusahaan untuk mengalihkan saham yang telah di-buyback setelah 30 hari sejak pembelian kembali saham.
Aksi buyback saham tersebut berlangsung selama tiga bulan pasca perusahaan mengumumkan kegiatan ini di laman keterbukaan informasi, yaitu sejak tanggal 23 September 2025 hingga 22 Desember 2025.
Adapun dari sisi sumber dana, perusahaan sepenuhnya menggunakan kas internal. Metode buyback saham ini akan melibatkan PT Mandiri Sekuritas.
Perusahaan juga akan membatasi harga buyback sampai dengan maksimum Rp 760 per lembar, sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023.
Sebelumnya, SIDO mengumumkan rencana buyback saham dengan alokasi anggaran Rp 300 miliar pada Maret 2025.
Sementara itu, saham SIDO bergerak menguat 0,93% ke level harga Rp 545 pada penutupan perdagangan Senin (22/9/2025). Harga sahamnya turun 7,63% secara year to date (ytd).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






