Minggu, 21 Juni 2026

Laba Terbang, Saham Bagger, Katanya Butuh Cooling Down

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Sep 2025 | 08:44 WIB
BAGIKAN
Hermanto Tanoko. (Ist)
Hermanto Tanoko. (Ist)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan suspensi atas saham emiten Hermanto Tanoko PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) atau Tanrise selama sehari perdagangan pada Jumat (26/9/2025).

Suspensi dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham RISE dan dalam rangka cooling down. “Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) pada tanggal 26 September 2025,” ungkap pengumuman BEI.

Suspensi saham RISE tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham ini.

ADVERTISEMENT

Dalam periode 22-25 September 2025, saham emiten properti Hermanto Tanoko ini selalu mentok auto reject atas (ARA). Selama sepekan, saham Tanrise (RISE) melonjak 142.79% alias mencetak 1 bagger.

Sebenarnya, dari sisi kinerja hingga semester I-2025, Tanrise mencetak hal yang impresif. Pendapatan usaha meningkat 52% ke Rp 213,92 miliar, sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk terbang 283% ke angka Rp 33,09 miliar.

Selain itu, RISE mengubah fasilitas kredit sehingga fasilitas kredit yang diberikan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA adalah fasilitas kredit lokal (rekening koran) sebesar Rp 500 miliar dari sebelumnya Rp 400 miliar. “Tujuan transaksi untuk pengembangan usaha,” jelas Sekretaris Perusahaan Tanrise Go Herliani Prayogo dalam keterbukaan informasi beberapa waktu lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 59 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia