Siap-siap Saham Emiten Hashim Djojohadikusumo
JAKARTA, investor.id - Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melompat 5,32% ke Rp 2.770 pada akhir perdagangan Senin (29/9/2025). Sebanyak 142,49 juta saham ditransaksikan, frekuensi 20.010 kali, dan nilai transaksi Rp 391,32 miliar.
Saham emiten terafiliasi Hashim Djojohadikusumo ini diakumulasi. Broker UBS Sekuritas Indonesia membukukan net buy tertinggi Rp 32 miliar. Adapun asing tercatat net buy saham WIFI Rp 108,73 miliar.
Saham bersandi WIFI melanjutkan capaian positifi di 26 September 2025 yang juga menghijau 1,54%. Setelah sebelumnya sempat dua kali merah beruntun di 24 dan 25 September masing-masing -6,67% dan -2,63%.
MNC Sekuritas menyebutkan bahwa saham WIFI menguat 5,32% ke 2.770 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi WIFI saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 2 pada label hitam,” jelas broker tersebut dalam ulasannya, Selasa (30/9/2025).
MNC Sekuritas merekomendasikan spec buy saham WIFI di kisaran 2.690-2.740 untuk 30 September. Target harga saham ini dipatok di 2.860, dan lalu 2.970. Stoploss di bawah level 2.600.
Sebelumnya diberitakan emiten terafiliasi Hashim Djodjohadikusumo, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melakukan divestasi saham tiga anak usahanya.
Direktur WIFI, Shannedy Ong mengatakan divestasi tiga anak usaha di antaranya, PT Integrasi Media Terkini (IMT), PT Aspek Media Indonesia (AMI), dan melakukan divestasi melalui anak usaha PT. Kreasi Kode Digital (KKD), yaitu PT Ini Kopi Indonesia (IKI).
WIFI mengalihkan sahamnya kepada PT Investasi Gemilang Maju (IGM) dengan perjanjian jual beli saham pada 19 September 2025 dan 24 September 2025.
Sebagai informasi, Investasi Gemilang Maju (IGM) baru saja melepas kepemilikannya atas 600 juta (9,69%) saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) yang kini berganti nama PT Folago Global Nusantara Tbk. Pembelinya adalah pengendali baru IRSX yaitu PT Matra Tri Abadi. Transaksi dilakukan pada 18 September 2025 di harga Rp 25 per saham sehingga nilai keseluruhan transaksi Rp 15 miliar.
Sebelumnya, Investasi Gemilang Maju juga telah menjual 99,99% sahamnya di PT Digital Futurama Global kepada PT Hexa Prima Nusantara pada 21 Oktober 2024 silam. Digital Futurama Global kala itu adalah pengendali PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) yang kini sudah berubah nama jadi PT Futura Energi Global Tbk dengan pengendali barunya PT Aurora Dhana Nusantara alias Ardhantara. Bila mengintip ke prospektus IPO FUTR pada 2023, pemegang saham Investasi Gemilang Maju saat itu adalah Adhie M Masardi 70% saham dan Citra Darmatitisari 30% saham.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






