Harga Emas Anjlok Parah, Terhempas dari Level US$ 4.000
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia anjlok parah hingga terhempas dari level psikologis US$ 4.000 per troy ons pada perdagangan Senin (27/10/2025). Pelemahan itu karena terpukul meredanya ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang mengurangi permintaan terhadap aset safe haven tersebut.
Harga emas ambles 3,17% menjadi US$ 3.981,74, setelah sempat anjlok parah hingga menyentuh US$ 3.970,81 per troy ons yang merupakan level terendah sejak 10 Oktober. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember melemah 3,45% ke posisi US$ 3.995.
“Prospek tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan China membuat kebutuhan terhadap aset safe haven seperti emas menjadi sedikit berkurang,” ujar Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures David Meger dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 4.381,21 per ons pada 20 Oktober, namun terkoreksi 3,2% sepanjang pekan lalu seiring munculnya sinyal mencairnya hubungan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia itu.
Negosiator dari kedua negara pada akhir pekan lalu dilaporkan telah menyusun kerangka kesepakatan yang mencakup penundaan kenaikan tarif AS dan pembatalan rencana kontrol ekspor rare earth dari China.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu pada Kamis (30/10/2025) untuk melanjutkan pembahasan kesepakatan tersebut.
Jeffrey Christian, Managing Partner CPM Group, menilai tekanan jual teknikal dan mencairnya tensi dagang turut mempercepat penurunan harga emas. “Harga emas sempat naik dari US$ 3.800 menjadi US$ 4.400 hanya dalam tiga minggu pertama Oktober, dan kini sedang terkoreksi karena faktor pembalikan dari sentimen itu,” jelasnya.
Fokus The Fed
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






