Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Anjlok Parah, Terhempas dari Level US$ 4.000

Penulis : Indah Handayani
28 Okt 2025 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas. (Foto: AP/ Mark Baker)
Ilustrasi harga emas. (Foto: AP/ Mark Baker)

NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia anjlok parah hingga terhempas dari level psikologis US$ 4.000 per troy ons pada perdagangan Senin (27/10/2025). Pelemahan itu karena terpukul meredanya ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang mengurangi permintaan terhadap aset safe haven tersebut.

Harga emas ambles 3,17% menjadi US$ 3.981,74, setelah sempat anjlok parah hingga menyentuh US$ 3.970,81 per troy ons yang merupakan level terendah sejak 10 Oktober. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember melemah 3,45% ke posisi US$ 3.995.

“Prospek tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan China membuat kebutuhan terhadap aset safe haven seperti emas menjadi sedikit berkurang,” ujar Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures David Meger dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 4.381,21 per ons pada 20 Oktober, namun terkoreksi 3,2% sepanjang pekan lalu seiring munculnya sinyal mencairnya hubungan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia itu.

Negosiator dari kedua negara pada akhir pekan lalu dilaporkan telah menyusun kerangka kesepakatan yang mencakup penundaan kenaikan tarif AS dan pembatalan rencana kontrol ekspor rare earth dari China.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu pada Kamis (30/10/2025) untuk melanjutkan pembahasan kesepakatan tersebut.

Jeffrey Christian, Managing Partner CPM Group, menilai tekanan jual teknikal dan mencairnya tensi dagang turut mempercepat penurunan harga emas. “Harga emas sempat naik dari US$ 3.800 menjadi US$ 4.400 hanya dalam tiga minggu pertama Oktober, dan kini sedang terkoreksi karena faktor pembalikan dari sentimen itu,” jelasnya.

Fokus The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 29 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia