Emiten Grup Bakrie (ENRG) Kantongi Dana Segar Rp 500 Miliar
Saham emiten migas Grup Bakrie ini bahkan diyakini bakal terus melaju di zona hijau pada tahun 2026, dengan target harga dinaikkan 121% seiring berbagai langkah agresif perseroan dalam mengakselerasi bisnis ke depan.
“Berdasarkan valuasi DCF (Discounted Cash Flows) dan prospek ke depan, kami menaikkan target harga saham ENRG untuk 12 bulan ke depan menjadi Rp 1.720 dari sebelumnya Rp 775. Nilai wajar ENRG saat ini mengimplementasikan PER 29,32x (2026F 25,2x) dan PBV 3,22x (2026F 2,86x),” kata Senior Analyst Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas dalam riset.
Meski valuasi saham ENRG saat ini sudah di atas rata-rata lima tahun terakhir, dalam hitungan Kiwoom Sekuritas, saham migas ini masih diperdagangkan di bawah harga wajarnya. Ini mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut dan pemeringkatan ulang seiring penguatan fundamental perusahaan.
“Tetap waspadai potensi risiko dari transisi energi, ketidakpastian kebijakan, fluktukasi harga komodias, kompetisi, dan kemajuan teknologi,” ujar Sukarno mengingatkan.
Sukarno menyebut, ENRG menunjukkan profitabilitas yang tetap solid hingga akjhir kuartal III-2025. Sepanjang sembilan bulan 2025 (9M25), perseroan membukukan pendapatan sebesar US$ 361 juta atau naik 13% dibanding periode sama tahun lalu (yoy), dan pada kuartal III-2025 US$ 122 juta atau tumbuh 26% yoy.
Kenaikan tersebut didukung kontribusi yang lebih kuat dari aset penghasil minyak, termasuk Bentu, Sengkang, Siak, dan Kampar.
Baca Juga:
Saham Emiten Grup Bakrie DilegoEBITDA 9M25 juga naik 26%yoy menjadi US$ 217 juta, sementara EBITDA pada kuartal III-2025 turun 23% yoy ke US$ 71 juta. Laba bersih kuartal III-2025 naik 13% yoy dan 12% qoq menjadi US$ 20 juta berkat dikontribusi dari margin yang dimoderasi.
Capaian tersebut sejalan dengan output minyak yang naik 6% yoy menjadi 8.381 bopd, membantu mengimbangi volume gas yang lebih rendah 2% yoy. Sementara harga minyak sendiri turun 14% yoy, dan harga gas naik 7% yoy.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






