Minggu, 21 Juni 2026

Ramalan Harga Emas Sepekan ke Depan

Penulis : Erta Darwati
11 Jan 2026 | 21:00 WIB
BAGIKAN
Emas batangan. (Foto: AP/ Mike Groll)
Emas batangan. (Foto: AP/ Mike Groll)

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia diprediksi bergerak menguat dalam rentang US$ 4.418 per troy ons hingga US$ 4.600 per troy ons untuk sepekan ke depan.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, harga emas dunia pada Sabtu ditutup pada level US$ 4.509 per troy ons.

“Kalau naik, resistance pertama pada Senin diperkirakan di level US$ 4.450. Kalau sampai akhir pekan naik, resistance kedua di US$ 4.600,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

ADVERTISEMENT

Sebaliknya, menurut Ibrahim, jika harga emas terkoreksi, support pertama di US$ 4.472. Kemudian, apabila harga emas turun, support kedua di US$ 4.418.

Ibrahim juga mengungkapkan faktor fundamental yang mempengaruhi harga emas. Pertama, data tenaga kerja di Amerika yang mengalami kenaikan, tetapi kenaikannya tidak sesuai ekspektasi. 

“Tadinya itu ekspektasi 60.000 tenaga kerja, tetapi ternyata hanya 50.000. Itu mengindikasikan bahwa Bank Sentral Amerika akan berhati-hati dalam menurunkan suku bunga,” jelasnya.

Menurut Ibrahim, kemungkinan besar dalam pertemuan di bulan Januari, Bank Sentral AS masih akan tetap mempertahankan suku bunga di level-level yang sebelumnya terjadi.

Selain itu, faktor yang sangat mempengaruhi pergerakan harga emas hingga terjadi lonjakan luar biasa pada Kamis hingga Jumat lalu adalah masalah geopolitik.

“Geopolitik yang tadinya berfokus pada Venezuela, kini sudah sedikit reda karena adanya kerja sama antara Plt Presiden Venezuela dengan Amerika, kemudian muncul geopolitik di Timur Tengah, terutama di Iran,” ujarnya.

Kemudian di Eropa, gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina yang diprakarsai oleh Amerika gagal total, setelah Ukraina melakukan penyerangan terhadap kediaman Putin di Moskow.

Saat ini, Rusia terus melakukan penyerangan terhadap kota-kota besar termasuk ibu kota Ukraina dengan menggunakan misil-misil jarak jauh yang begitu masif, sehingga membuat ketegangan. Ada kemungkinan besar perang di Eropa akan meluas dan ini yang ditakutkan terjadi perang dunia ketiga.

Kemudian dari perpolitikan di Amerika bahwa di kuartal pertama ini kemungkinan akan ada pemilu sela. Pemilu sela untuk menduduki jabatan di DPR yang diprediksi bakal dimenangi oleh Partai Demokrat.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 19 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 50 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia