Harga Emas Tembus US$ 4.600 di Tengah Ketidakpastian Global
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada perdagangan Senin (12/1/2026), setelah sempat menembus level US$ 4.600 per ons troi. Penguatan ini didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketegangan geopolitik global serta ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Harga emas hari ini terlihat melonjak 1,50% ke US$ 4.577,8 per ons troi saaat berita ditulis, setelah sempat menembus rekor tertinggi di level US$ 4.601,17 per ons troi di awal perdagangan. Sepanjang 2026, harga emas telah melonjak 4,4%.
Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman Februari loncat 1,96% ke level US$ 4.589,21 per ons troi.
Analis pasar senior OANDA Kelvin Wong mengatakan, lonjakan harga emas terutama dipicu meningkatnya risiko geopolitik yang memicu arus dana ke aset lindung nilai. Ketegangan di Iran, Venezuela, serta berbagai konflik global membuat investor memilih mengamankan portofolio mereka di emas.
“Faktor geopolitik menjadi pendorong utama momentum bullish emas hari ini. Ketidakpastian global membuat investor kembali berburu aset aman,” ujar Wong dikutip dari Reuters.
Selain faktor geopolitik, data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan turut memperkuat prospek pemangkasan suku bunga The Fed. Pasar kini memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga sepanjang 2026. Lingkungan suku bunga rendah cenderung menguntungkan emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil bunga.
Dolar AS Tertekan
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






