IHSG Bakal Lanjut Melemah, 2 Saham Justru Calon Cuan
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan pelemahan pada Kamis (29/1/2026).
Sementara itu, pada penutupan perdagangan terakhir, IHSG anjlok 7,35% ke level 8.320 dengan net sell asing jumbo Rp 6,12 triliun, sekaligus memicu trading halt pertama pada 2026.
BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan, tekanan tajam ini dipicu oleh pengumuman MSCI pada Selasa (27/1/2026) yang menetapkan perlakuan sementara terhadap pasar Indonesia, termasuk pembekuan sejumlah perubahan dalam indeks review, termasuk review Februari 2026.
“Secara teknikal, IHSG masih berisiko melanjutkan pelemahan dengan area support di 8.200–8.210,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasan, Kamis (29/1/2026).
Broker efek itu mengatakan, investor disarankan untuk menunggu konfirmasi stabilisasi atau meredanya tekanan jual, sembari mencermati tindak lanjut regulator terkait kebijakan MSCI serta keputusan suku bunga The Fed sebagai katalis berikutnya.
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup beragam. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,085% ke level 48.964,1 Indeks S&P 500 ditutup melemah -0,017% ke level 6.977,3 dan Nasdaq menguat 0,18% ke level 23.860,6.
BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi saham MDKA, dan HMSP untuk trading Kamis (29/1/2026).
MDKA
Pada perdagangan terakhir, MDKA mampu bertahan diatas level supportnya pada 2.890-3.070 dengan volume yang meningkat. Potensi penguatan jangka pendek terbuka dengan target resistance pada level 3.360-3.470.
HMSP
Pada perdagangan terakhir, HMSP berhasil bertahan diatas level resistance became supportnya, selama masih berada diatas level tersebut, ada potensi lanjutan kenaikan menuju resistancenya di 840-860.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






