Minggu, 21 Juni 2026

Airlangga: Demutualisasi BEI Bisa Mulai Tahun Ini

Penulis : Bambang Ismoyo
30 Jan 2026 | 14:54 WIB
BAGIKAN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto berbincang dengan awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (B-Universe/Bambang Ismoyo)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto berbincang dengan awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (B-Universe/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kredibilitas pasar modal nasional, di tengah dinamika global yang memengaruhi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal ini disampaikan Menko Airlangga setelah pemerintah menggelar rapat terbatas bersama sejumlah Menteri dan CEO Danantara Indonesia, sebagai bentuk koordinasi lintas otoritas dalam merespons perkembangan terkini di pasar keuangan.

Airlangga mengungkapkan Pemerintah mengambil langkah penting dengan mempercepat proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia. Pemerintah menargetkan agar proses demutualisasi dapat mulai dijalankan tahun ini.

ADVERTISEMENT

"Demutualisasi bisa langsung dilakukan berproses di tahun ini. Dan ini adalah transformasi struktural," kata  Airlangga usai rapat di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, demutualisasi bursa bertujuan untuk mengurangi potensi benturan kepentingan antara pengurus bursa dan anggota bursa, sekaligus mencegah praktik pasar yang tidak sehat.

Dengan perubahan struktur kepemilikan dan tata kelola, BEI diharapkan dapat beroperasi secara lebih independen, profesional, dan transparan.

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah secara langsung memantau perkembangan pasar modal, khususnya dampak dari penyesuaian regulasi dan penilaian yang dilakukan oleh lembaga internasional seperti MSCI, serta respons dari institusi keuangan global lainnya, termasuk UBS dan Goldman Sachs.

Menko Airlangga menyebut, meskipun terdapat tekanan sentimen global, fundamental ekonomi Indonesia tetap berada dalam kondisi yang kokoh, dengan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang berjalan secara solid dan terjaga.

"Perlu kami tegaskan bahwa fundamental Indonesia secara ekonomi tetap kokoh dan koordinasi antara fiscal monitor berjalan dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, indikasi positif juga tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat mengalami tekanan, namun kini menunjukkan pemulihan dan kembali bergerak di zona hijau. Pemerintah menilai hal ini sebagai sinyal bahwa kepercayaan pasar masih terjaga.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 1 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia