Minggu, 21 Juni 2026

Saham Migas Diam-diam Bisa Loncat 42%, Laba Ditaksir US$370 Juta

Penulis : Harso Kurniawan
12 Feb 2026 | 15:16 WIB
BAGIKAN
Aset Corridor Suban. Foto/MEDC
Aset Corridor Suban. Foto/MEDC

JAKARTA, Investor.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) diprediksi mencetak kinerja kuat sepanjang 2026, didorong peningkatan produksi dan harga jual migas. Ini melandasi analis menetapkan target laba dan harga saham tinggi MEDC, yang sampai sekarang tetap tenang di tengah guncangan pasar modal.

Berdasarkan riset BCA Sekuritas, MEDC menikmati kebangkitan kinerja operasional pada kuartal IV-2025, di mana produksi naik 18% menjadi 176 mboepd. Ini didorong oleh produksi gas sebanyak 129 mboepd, naik 17,8%, seiring kontribusi dari blok Corridor.  

“Total produksi migas MEDC naik 2,7% menjadi 156 mboepd tahun 2025, sejalan dengan panduan manajemen,” tulis BCA Sekuritas, dikutip Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

Tahun 2026, demikian BCA Sekuritas, produksi MEDC diprediksi naik 6,4% menjadi 166 mboped, didorong peningkatan Senoro, Terubuk, dan Blok Oman. Kabar baik lainnya, harga minyak diprediksi naik menjadi US$ 65per barel dari US$ 60 per barel.

Laba  dan  Target Harga Tinggi

Seiring dengan itu, BCA Sekuritas menaikkan proyeksi pendapatan MEDC tahun  2026  sebesar 9,5% menjadi US$ 2,7 miliar, mencerminkan pandangan  positif terhadap produksi migas perseroan, konflik geopolutik, dan kemungkinan harga tinggi  minyak.

Selain itu, MEDC akan diuntungkan kenaikan harga tembaga menjadi US$ 13 ribu per ton, yang bakal menopang kinerja perusahaan asosiasi PT Amman Mineral Internasional Tbk   (AMMN). Alhasil, laba bersih MEDC tahun ini diprediksi melonjak 129% menjadi US$370 juta.

BCA Sekuritas mempertahankan rekomendasi   buy saham MEDC   dengan target harga Rp2.200, naik dari sebelumnya Rp1.700, merefleksikan EV/EBITDA 4,4 kali, +1 standar deviasi rata-rata lima tahun. Saham MEDC menawarkan potensi cuan 42%.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia