Minggu, 5 April 2026

Prospek IHSG di Tahun Kuda Api

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
17 Feb 2026 | 17:00 WIB
BAGIKAN
Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza
Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id - Memasuki 2026 yang dalam tradisi Tionghoa dikenal sebagai Tahun Kuda Api, prospek pasar modal Indonesia dinilai penuh peluang namun tetap menuntut kedisiplinan tinggi dari investor. Karakter Kuda Api yang agresif namun membutuhkan kendali dianggap relevan dengan dinamika pasar tahun ini.

Chief Economist, Macro Strategist & Debt Research Division Head BRI Danareksa Sekuritas Helmy Kristanto menyebut 2026 sebagai “tahun transformasi”, seiring implementasi sejumlah aturan dan perubahan kebijakan yang mulai berdampak nyata pada pasar keuangan.

“Tahun lalu bukan tahun yang mudah. Sejak 2022, faktor geopolitik menjadi dominan dan membuat pasar naik-turun tajam,” ujarnya dalam BRIDS Market Outlook 2026 – Strategi Kuda Api akhir pekan lalu.

Helmy menjelaskan terdapat dua tema global utama yang membayangi pasar sepanjang tahun ini: ketidakpastian geopolitik serta eskalasi perang tarif yang diinisiasi Presiden Donald Trump. “Dua hal itu tampaknya sulit hilang dalam waktu dekat,” katanya.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, revisi positif atas proyeksi pertumbuhan global mulai muncul, meskipun belum signifikan. Ia menilai kondisi 2026 menjadi titik ketika dampak kebijakan ekonomi—baik fiskal maupun moneter—mulai terlihat dalam aktivitas riil.

“Daya beli mulai membaik, likuiditas longgar, dan aktivitas usaha meningkat. Biasanya kondisi seperti ini diikuti penguatan pasar modal. Investor yang disiplin berpeluang menangkap pertumbuhan tersebut,” kata Helmy.

Menurut BRIDS, momentum suku bunga global yang lebih stabil dan kebijakan moneter domestik yang akomodatif menjadikan instrumen fixed income sebagai penyeimbang portofolio yang tetap menarik. Sementara itu, perbaikan fundamental emiten membuka ruang pertumbuhan bagi pasar saham.

BRIDS memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1–5,3% pada 2026, ditopang konsumsi, investasi, serta likuiditas sektor keuangan. Optimisme publik tercermin dari Indeks Kepercayaan Konsumen yang naik ke 127—tertinggi dalam setahun. Adapun pertumbuhan M2 sebesar 9,6% dan ekspansi kredit memperkuat prospek ekonomi domestik.

Di sisi eksternal, potensi pelonggaran suku bunga global menjadi peluang bagi arus modal masuk ke emerging markets, termasuk Indonesia, selama stabilitas ekonomi nasional terjaga.

Secara terpisah, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah, menegaskan pergerakan IHSG pada 18–20 Februari 2026 akan dipengaruhi sentimen fundamental dari rilis laporan keuangan tahunan 2025.

“Secara umum, kinerja 2025 memberikan katalis positif bagi emiten dengan pertumbuhan laba solid dan margin yang terjaga,” ujarnya.

Selain itu, arah suku bunga akan menggerakkan sektor perbankan dan properti, sementara reformasi pasar oleh Bursa Efek Indonesia dinilai konstruktif dalam memperkuat kepercayaan investor jangka menengah.

Sektor-sektor Potensial

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia