Harga Emas Anjlok 2% Lebih, Terpukul Negosiasi AS–Iran dan Dolar
Selain itu, delegasi dari Ukraina dan Rusia juga bertemu di Jenewa dalam perundingan damai yang dimediasi AS. Kemajuan negosiasi ini berpotensi meredakan ketegangan global, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.
“Jika AS dapat menghindari konflik dengan Iran, kecemasan pasar akan mereda, dan itu menjadi faktor negatif bagi emas dan perak. Hal yang sama berlaku untuk pembicaraan Rusia-Ukraina,” tambah Wyckoff.
Pelaku pasar kini menanti risalah rapat The Fed bulan Januari yang akan dirilis Rabu, serta data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Jumat (20/2/2026), untuk mencari petunjuk arah suku bunga.
Pasar saat ini memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed pertama tahun ini berpotensi terjadi pada Juni 2026. Emas cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah karena tidak memberikan imbal hasil bunga.
Di sisi lain, aktivitas perdagangan relatif lebih sepi karena sejumlah pasar Asia tutup dalam rangka libur Tahun Baru Imlek, termasuk China, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura.
Logam mulia lainnya juga melemah. Harga perak spot ambrol 3,9% menjadi US$ 73,62 per ons troi, platinum turun 1,26% ke US$ 2.018,3 per ons troi, dan palladium merosot 1,92% ke level US$ 1.694,73 per ons troi.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






