IHSG Berpeluang Melemah, 6 Saham Justru Dijagokan
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Rabu (18/2/2026).
CGS International Sekuritas Indonesia mengatakan, menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing dalam jumlah cukup besar dan terkoreksinya harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen negatif utnuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
Baca Juga:
Prospek IHSG di Tahun Kuda Api“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.150-8.090 dan resist 8.275-8.335,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasan, Rabu (18/2/2026).
Adapun pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup menguat tipis seiring adanya rotasi potofolio yang dilakukan oleh investor dari emiten pembuat piranti lunak ke emiten sektor keuangan seperti Citigroup dan JP Morgan.
Berlanjutnya tekanan jual terhadap emiten pembuat piranti lunak seiring kekhawatiran investor terhadap potensi tergantikannya peran emiten ini oleh berkembang pesatnya teknologi kecerdasan buatan masih menjadi pemberat bagi pergerakan indeks.
Beberapa emiten piranti lunak yang mencatatkan pelemahan antara lain ServiceNow 1,09% (-31% ytd), Autodesk 2,55% (-24% ytd) , Palo Altor Networks 2,07% (-11% ytd), salesforce 2,86 (-30% ytd) dan Oracle 3,85% (-21% ytd).
Sementara itu seiring adanya aksi beli investor saham Citigroup dan JP Morgan berhasil mencatatkan menguatkan 2,63% dan 1,51%.
CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham BRMS, BUMI, HMSP, ERAA, CMRY dan MDKA untuk trading Rabu (18/2/2026).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






