RMKE Meledak, Target Harga Ternyata Masih Jauh Sekali
JAKARTA, investor.id – Saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) akhirnya meledak. Meski demikian, target harga saham RMKE ternyata masih jauh sekali.
Hingga berita ini ditayangkan, RMKE melejit 21,2% ke level Rp 5.300. Dengan begitu, selama sepekan perdagangan terakhir, RMKE telah melonjak 19,6%. Namun, dalam sebulan, RMKE anjlok 32,7% dan year to date (ytd) terpangkas 10,5%.
Baca Juga:
RMK Energy (RMKE) Cetak Rekor Awal TahunKiwoom Sekuritas Indonesia dalam riset berjudul ‘2026 Year of Fire Horse Outlook’ memasukkan RMKE ke dalam daftar saham pilihan teratas.
“Prospek RMKE didukung oleh kontrak jangka panjang dan visibilitas arus kas yang tinggi. Di sisi lain, larangan hauling jalan umum pada 2026 akan mengalihkan volume ke RMKE,” tulis tim riset Kiwoom Sekuritas Indonesia dalam ulasannya, yang dikutip pada Rabu (18/2/2026).
RMK Energy (RMKE) merupakan perusahaan logistik batu bara terintegrasi dan terbesar di Sumatra Selatan. Perseroan diperkirakan mencetak laba dengan kenaikan yang tajam pada 2026.
Baca Juga:
BMRI Unjuk Gigi, Target Harga TinggiAnalis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas dan Abdul Azis Setyo W mengungkapkan, laba RMKE pada 2026 bakal terakselerasi. Laba diperkirakan naik tajam, didorong oleh peningkatan volume logistik, leverage operasional, dan kontribusi kontrak baru.
Laba bersih RMKE ditaksir mencapai Rp 665 miliar pada tahun ini atau melejit 190% yoy, dengan laba per saham Rp 150. Pendapatan diproyeksikan sebesar Rp 3,64 triliun, melesat 102% yoy.
“Kinerja RMKE bakal ditopang oleh terealisasinya leverage operasional, dengan peningkatan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) menjadi Rp 1,03 triliun,” tulis Sukarno dalam risetnya.
Baca Juga:
INET Mentereng, Target Harga Masih JauhPertumbuhan RMKE terutama akan didorong oleh kenaikan volume logistik sebesar 45% yoy. Hal itu seiring dengan peningkatan kontribusi kontrak baru dari PT Wiraduta Sejahtera Langgeng (WSL) dan PT Duta Bara Utama (DBU), dua pemegang IUP di Muara Enim, serta kontribusi awal volume dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
“Ini makin meningkatkan kepastian pendapatan, mengingat sebagian besar pendapatan RMKE berbasis kontrak,” jelas Sukarno.
Target Harga RMKE Tinggi
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






