Minggu, 5 April 2026

Saham Ini Senasib dengan BUMI

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Feb 2026 | 04:15 WIB
BAGIKAN
Selain Bumi Resources (BUMI), saham BCA (BBCA) juga terus menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.)
Selain Bumi Resources (BUMI), saham BCA (BBCA) juga terus menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.)

JAKARTA, investor.id – Selain PT Bumi Resources Tbk (BUMI), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga terus-menerus menjadi sasaran utama aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam perdagangan sepekan terakhir atau selama 18-20 Februari 2026.

Nilai transaksi jual bersih (net sell) asing pada saham BBCA sebesar Rp 725,3 miliar. Sedangkan net sell di saham BUMI mencapai Rp 756,9 miliar atau terbesar dibandingkan saham lainnya.

Penjualan saham BUMI dan BBCA secara masif terjadi di pasar reguler BEI, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (22/2/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah BUMI dan BBCA, yaitu saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP). Net sell asing pada saham INKP senilai Rp 203 miliar.

Secara umum, selama sepekan terakhir, investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 2,07 triliun di seluruh pasar BEI. Kondisi tersebut berbeda dengan pekan sebelumnya yang membukukan net sell senilai Rp 5,47 triliun.

Khusus perdagangan Jumat (20/2/2026), investor asing kembali mencetak net buy di seluruh pasar BEI sebesar Rp 240,5 miliar. Dengan demikian, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 14,4 triliun – berdasarkan data BEI.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

KB Valbury Sekuritas dalam risetnya tetap melihat peluang re-rating atau peningkatan valuasi pada saham BCA (BBCA), meski kepercayaan pasar dalam jangka pendek diperkirakan masih lemah dan dapat berlangsung cukup lama.

Peluang re-rating itu bakal didukung oleh penurunan biaya dana, imbal hasil kredit yang relatif stabil, rasio efisiensi (CIR) yang tetap solid, pertumbuhan pendapatan non-bunga (non-II), serta cadangan kerugian kredit yang masih terkendali. Ini diperkirakan mampu menopang laba BBCA tahun 2026.

Selain itu, tekanan jual yang konsisten belakangan ini membuat saham BBCA diperdagangkan pada valuasi yang lebih rendah dibandingkan periode pandemi Covid-19.

KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.080. Target tersebut berdasarkan metode Gordon Growth Model (GGM).

Target harga saham BBCA setara dengan proyeksi price to book value (P/B) 2026 sebesar 4,1 kali. Saat ini, saham BBCA diperdagangkan pada P/B sebesar 2,7 kali. Dengan begitu, valuasi BBCA dinilai relatif menarik.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia