Sabtu, 4 April 2026

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Penulis : Happy Amanda Amalia
4 Apr 2026 | 11:11 WIB
BAGIKAN
Denny Haryanto, SVP Corporate Banking BCA (kiri) dan Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia pada acara penandatanganan pinjaman investasi antara Green SM Indonesia dan Bank Central Asia di Jakarta. (Ist.)
Denny Haryanto, SVP Corporate Banking BCA (kiri) dan Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia pada acara penandatanganan pinjaman investasi antara Green SM Indonesia dan Bank Central Asia di Jakarta. (Ist.)

JAKARTA, investor.id — Green SM (Smart Mobility) Indonesia menandatangani perjanjian pinjaman investasi senilai Rp600 miliar dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA), untuk tenor lima tahun. Kesepakatan ini menandai penguatan kemitraan finansial kedua pihak dalam mendukung pengembangan bisnis mobilitas perkotaan.

Fasilitas pembiayaan tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota. Struktur pendanaan yang lebih stabil diharapkan dapat mendukung pertumbuhan perusahaan secara terukur sekaligus menjaga konsistensi layanan di tengah dinamika kebutuhan transportasi perkotaan.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah berlangsung sejak peluncuran Green SM di Jakarta pada Desember 2024, sekaligus peran BCA yang lebih luas dalam mendukung berbagai sektor usaha yang beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan perkotaan, termasuk pergeseran menuju solusi mobilitas yang lebih efisien dan berorientasi ke masa depan.

Advertisement

Dalam periode tersebut, kedua pihak menjalankan sejumlah inisiatif yang berfokus pada peningkatan akses layanan serta pengembangan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

SVP Corporate Banking BCA, Denny Haryanto, menyatakan bahwa pembiayaan ini merupakan bagian dari strategi BCA dalam mendukung sektor usaha yang memiliki orientasi jangka panjang. Menurutnya, transportasi berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan perkotaan, seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem mobilitas yang efisien dan berwawasan lingkungan.

"Transportasi berkelanjutan makin penting bagi pembangunan perkotaan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami mendukung inisiatif yang sejalan dengan ketahanan ekonomi jangka panjang serta tanggung jawab terhadap lingkungan," katanya.

Sementara itu, Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menilai fasilitas pinjaman ini memperkuat fondasi keuangan perusahaan untuk menjaga stabilitas layanan sekaligus mendukung ekspansi operasional di berbagai wilayah.

"Perjanjian pinjaman investasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap model operasional yang disiplin serta orientasi pengembangan jangka panjang yang terus dijalankan Green SM Indonesia sejak tahap awal. Fasilitas ini makin memperkuat fondasi keuangan perusahaan untuk mendukung layanan yang stabil dan konsisten di berbagai kota tempat kami beroperasi," ujarnya.

Deny menambahkan, sejak beroperasi, Green SM Indonesia telah hadir di sejumlah kota, antara lain Jakarta, Makassar, Bekasi, Surabaya, dan Bali. Perusahaan menawarkan layanan taksi berbasis kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang terus berkembang, termasuk tuntutan terhadap transportasi yang lebih efisien dan rendah emisi.

Kesepakatan ini mencerminkan pandangan kedua pihak bahwa transisi menuju mobilitas perkotaan berkelanjutan tidak hanya memerlukan teknologi kendaraan listrik, tetapi juga struktur pendanaan yang kuat, tata kelola yang bertanggung jawab, serta komitmen jangka panjang. Perjanjian pinjaman investasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi tersebut di tengah lanskap mobilitas Indonesia yang terus berkembang.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 15 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 24 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia