Minggu, 5 April 2026

Harga Batu Bara Tertekan, India Siap Pangkas Impor 30%

Penulis : Indah Handayani
28 Feb 2026 | 08:05 WIB
BAGIKAN
ilustrasi batu bara. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/tom)
ilustrasi batu bara. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/tom)

Seorang eksekutif pembangkit listrik di Gujarat menyebut penggunaan batu bara domestik dalam porsi besar membutuhkan penyesuaian total pada sistem boiler, yang berbiaya tinggi dan berpotensi memerlukan subsidi pemerintah.

Meski demikian, pemerintah menjanjikan pasokan batu bara domestik dengan kualitas lebih baik untuk mendukung proses uji coba pencampuran tersebut.

Di sisi lain, Coal India tengah menghadapi lonjakan persediaan. Hingga 31 Desember, stok perusahaan mencapai sekitar 90 juta ton setelah mencetak rekor produksi 781,1 juta ton pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025. Produksi tersebut menyumbang hampir 80% total output batu bara India pada periode tersebut.

ADVERTISEMENT

Untuk mengurangi kelebihan pasokan, perusahaan mulai membuka keran ekspor ke Bangladesh, Bhutan, dan Sri Lanka.

Impor batu bara termal India tercatat turun 6,2% pada 2025—penurunan terdalam sejak 2021—seiring turunnya permintaan listrik akibat cuaca yang lebih sejuk.

Ke depan, meskipun India berencana menambah kapasitas pembangkit listrik berbasis batu bara sebesar 97 GW menjadi 307 GW pada 2034–2035, impor batu bara diperkirakan akan melambat secara bertahap. Pembangkit baru cenderung dibangun lebih dekat dengan sumber batu bara domestik.

Menurut Rajiv Ramnarayan, CEO perusahaan perdagangan batu bara berbasis Singapura, Equentia Natural Resources, porsi batu bara impor diprediksi akan bergeser dari sektor kelistrikan ke industri non-listrik seperti semen dan besi spons.

Direktur iEnergy Natural Resources Vasudev Pamnani menambahkan, impor batu bara dengan nilai kalori rendah hingga menengah diproyeksikan turun bertahap dan digantikan pasokan dalam negeri. Impor ke depan kemungkinan hanya difokuskan untuk industri yang membutuhkan spesifikasi tertentu atau batu bara berkualitas lebih tinggi.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia