Minggu, 21 Juni 2026

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Beruntun

Penulis : Arnoldus Kristianus
2 Mar 2026 | 15:18 WIB
BAGIKAN
Petugas menunjukan emas batangan di Butik Emas LM (logam mulia) Gedung Aneka Tambang, Jakarta Selatan. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Petugas menunjukan emas batangan di Butik Emas LM (logam mulia) Gedung Aneka Tambang, Jakarta Selatan. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan emas turut memberikan kontribusi besar ke inflasi Februari 2026. Inflasi emas perhiasan pada bulan Februari 2026 sebesar 8,42% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,19%.

 “Komoditas emas perhiasan ini juga telah mengalami inflasi secara month to month selama 30 bulan berturut-turut,” ujar Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, pada Senin (2/3/2026).

Inflasi sebesar 8,42% lebih tinggi dari posisi inflasi emas pada Februari 2025 yang saat itu sebesar 5,53%. Sedangkan andil emas ke inflasi sebesar 0,19%, atau meningkat pesat dari periode Februari 2025 yang sebesar 0,08%.

ADVERTISEMENT

Emas merupakan bagian dari kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya. Berdasarkan hasil perhitungan BPS, kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi 2,55% pada Februari 2026. Dari jumlah tersebut, tercatat ada kontribusi emas sebesar 0,19%.

“Tingkat inflasi kelompok ini lebih besar jika dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan-bulan yang sama pada periode sebelumnya. Komoditas emas perhiasan memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya,” ungkap Ateng.

Secara keseluruhan, terjadi inflasi secara bulanan mencapai 0,68% pada Februari 2026. Lalu inflasi tahunan terjadi sebesar 4,76% sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 0,53%. Kondisi inflasi secara bulanan tidak terlepas dari kenaikan harga pangan sehingga mendorong inflasi pada Februari 2026.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya pada Februari 2026 mengalami inflasi tahunan sebesar 16,66% atau terjadi kenaikan indeks dari 115,37 pada Februari 2025 menjadi 134,59 pada Februari 2026.

Inflasi year-on-year tertinggi terjadi pada subkelompok perawatan pribadi lainnya sebesar 46,92% dan terendah terjadi pada subkelompok perlindungan sosial sebesar 0,84%. Kelompok ini pada Februari 2026 memberikan andil/sumbangan inflasi tahunan sebesar 1,12%.

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi tahunan  yakni emas perhiasan sebesar 1,06%,” kata dia.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia