Harga Emas Reli 5 Hari Beruntun, Perang Timur Tengah Memanas
JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia melanjutkan penguatan untuk hari kelima berturut-turut pada Selasa (3/3/2026), didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah eskalasi perang udara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Dikutip dari Reuters, kekhawatiran bahwa konflik tersebut dapat berkembang menjadi perang kawasan yang berkepanjangan membuat investor mencari perlindungan di aset aman seperti emas.
Harga emas hari ini naik 0,7% menjadi US$ 5.358,47 per ons troi saat berita ditulis. Pada sesi sebelumnya, logam mulia ini sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari empat pekan setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran akhir pekan lalu.
Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman April melesat 1,13% menjadi US$ 5.370,15 per ons troi.
Di sisi lain, indeks dolar AS bertahan dekat level tertinggi dalam lebih dari lima pekan yang dicapai pada Senin. Penguatan dolar biasanya membuat aset berdenominasi dolar seperti emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Namun dalam kondisi krisis, emas cenderung diperdagangkan sebagai lindung nilai risiko, bukan sekadar alternatif mata uang.
Ketegangan meningkat setelah media Iran melaporkan seorang pejabat senior Garda Revolusi menyatakan Selat Hormuz telah ditutup dan memperingatkan bahwa Iran akan menembaki kapal yang mencoba melintas di jalur strategis tersebut.
Peringatan Keras dari Iran
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






