Asing Lancarkan Serangan Hebat pada 5 Saham
JAKARTA, investor.id – Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) saham dengan nilai besar di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/3/2026), namun di seluruh pasar tetap beli bersih (net buy) dengan nilai yang lebih besar. Asing banyak melepas saham ANTM, BBRI, AADI, MDKA, dan MEDC.
Adapun net sell asing di pasar reguler, Selasa (3/3/2026), mencapai Rp 1,1 triliun – berdasarkan data RTI. Sedangkan di pasar negosiasi dan tunai, asing mencatatkan net buy sebesar Rp 4,6 triliun.
Dengan demikian, di seluruh pasar, investor asing tercatat net buy senilai Rp 3,4 triliun. Alhasil, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 6,69 triliun – berdasarkan data BEI.
Net sell terbesar di pasar reguler pada Selasa (3/3/2026) melanda saham PT Antam Tbk (ANTM) mencapai Rp 279,9 miliar.
Selain saham ANTM, asing juga banyak menjual saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell sebesar Rp 181,89 miliar.
Kemudian, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
Net sell asing pada saham AADI mencapai Rp 127,8 miliar, MDKA sebesar Rp 123,4 miliar, dan MEDC senilai Rp 110,3 miliar.
Baca Juga:
Saham BMRI Dihitung Ulang, Ini HasilnyaSebaliknya, net buy terbanyak oleh investor asing terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp 93,9 miliar.
Selain itu, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan catatan net buy asing sebesar Rp 88,2 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah 77,07 poin (0,96%) ke level 7.939,7. Sebanyak 362 saham naik, 365 saham turun, dan 231 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 29,6 triliun.
Mayoritas sektor saham melemah pada penutupan pasar hari ini. Hanya dua sektor yang menguat, yakni sektor perindustrian sebesar 0,59% dan sektor energi 0,2%.
Sebaliknya, pelemahan melanda sektor barang baku 3,8%, sektor transportasi 2,1%, sektor barang konsumen primer 1%, sektor properti 0,87%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor teknologi 0,6%, sektor kesehatan 0,3%, sektor keuangan 0,1%, dan sektor barang konsumen non-primer 0,09%.
Top Cuan
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






