Minggu, 21 Juni 2026

Arah Harga Emas Pekan Depan

Penulis : Indah Handayani
7 Mar 2026 | 09:34 WIB
BAGIKAN
Gambar ilustrasi batangan emas fisik. (Foto: AETOSWire)
Gambar ilustrasi batangan emas fisik. (Foto: AETOSWire)

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia diprediksi masih berpotensi menguat pada perdagangan pekan depan, di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) diperkirakan menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan logam mulia tersebut.

Harga emas ditutup melonjak 1,85% menjadi US$ 5.171,12 per ons troi pada perdagangan Jumat (6/3/2026). 

Analis Dupoin Futures Andy Nugraha mengatakan, secara teknikal harga emas masih berada dalam tren bullish meskipun sempat mengalami koreksi setelah reli tajam dalam beberapa waktu terakhir.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, harga emas sebelumnya sempat melonjak mendekati level US$ 5.400 per ons troi. Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran yang mendorong investor global beralih ke aset safe haven seperti emas.

“Ketegangan geopolitik secara historis memang sering memicu peningkatan permintaan terhadap emas karena dianggap sebagai instrumen yang relatif aman ketika pasar keuangan berada dalam kondisi tidak stabil,” ujar Andy dalam risetnya, baru-baru ini.

Setelah reli tajam, Andy mengatakan, harga emas sempat mengalami koreksi atau pullback sekitar 5%. Koreksi ini dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat serta meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.

“Ketika dolar menguat dan yield obligasi naik, daya tarik emas biasanya menurun karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen berbunga,” papar Andy.

Meski begitu, dari sisi fundamental permintaan terhadap emas masih didukung oleh sentimen risk-off di pasar global. Lonjakan harga energi akibat konflik geopolitik juga meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi inflasi global.

Dalam situasi tersebut, emas sering dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi sehingga minat investor terhadap logam mulia cenderung meningkat.

Pengalihan Aset

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia