Sabtu, 4 April 2026

Pergerakan Harga Emas Diteropong Masuk Tren Ini

Penulis : Natasha Khairunisa
9 Mar 2026 | 04:40 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/pri)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/pri)

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia diprediksi bergerak fluktuatif pekan ini, seiring ketegangan geopolitik di Timur Tengah. 

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksi harga emas berpeluang menguat di kisaran US$ 5.229 - US$ 395 per troy ons dalam sepekan.

"Apabila harga emas dunia naik, resistance pertama di US$ 5.229 dan resistance kedua di US$ 5.395," kata Ibrahim dalam keterangannya, dikutip pada Senin (9/3/2026).

Advertisement

Namun, Ibrahim juga memprediksi harga emas dunia masih dapat berfluktuasi, mengalami koreksi di level support pertama di US$ 5.095 per troy ons.

"Jika menurun, support pertama harga emas di US$ 5.095 dan support kedua di US$ 4.959 per troy ons,” bebernya.

Ibrahim menjelaskan, prospek harga emas yang kuat didukung oleh sentimen terkait konflik yang semakin memanas di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

"Perang ini mendorong dolar AS mengalami penguatan, di samping itu juga emas dunia dijadikan sebagai aset safe haven," katanya.

Tak hanya konflik militer, perang di Iran juga mendorong penutupan Selat Hormuz yang berperan sebagai jalur distribusi strategis minyak dunia. Ditutupnya kawasan perairan tersebut memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak mentah.

"Kenaikan harga minyak mentah berisiko mendorong inflasi sehingga menyebabkan barang-barang turunannya akan mengalami kenaikan, terutama dalam logistik dan transportasi, dan konsumsi. Jika inflasi naik, akan berdampak terhadap harga emas dunia secara jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang," imbuh Ibrahim.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 3 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 3 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 4 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 4 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 4 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia