Harga Emas Ngebut Lagi saat Perang Berkobar
NEW YORK, investor.id – Harga emas ngebut lagi pada perdagangan Rabu (4/3/2026), setelah sempat turun tajam sehari sebelumnya. Kenaikan ini dipicu meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong permintaan aset safe haven.
Dikutip dari Reuters, penguatan harga emas juga ditopang jeda penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Harga emas spot melonjak 1,04% ke level US$ 5.141,46 per ons troi. Sehari sebelumnya, harga emas sempat anjlok lebih dari 4%. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 0,57% ke US$5.153,51 per ons troi.
Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals Peter Grant mengatakan, pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor yang menopang harga emas.
“Dolar mengalami koreksi, sehingga memberikan dukungan bagi harga emas. Secara keseluruhan, faktor fundamental makro masih cukup mendukung. Selama perang dengan Iran masih berlangsung, kondisi tersebut akan tetap menjadi katalis positif bagi harga emas,” ujarnya.
Grant menambahkan, volatilitas pasar masih berpotensi berlanjut. Namun, ia tetap optimistis harga emas akan mencetak rekor tertinggi baru dalam waktu mendatang.
Dolar AS tercatat melemah setelah melonjak tajam pada perdagangan Selasa. Melemahnya dolar membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga meningkatkan daya tariknya.
Konflik Meluas
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






