Sabtu, 4 April 2026

Ada Saham Batu Bara Murah, Potensi Cuan 51%, Laba Gede

Penulis : Jauhari Mahardhika
10 Mar 2026 | 05:00 WIB
BAGIKAN
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (Istimewa)
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (Istimewa)

Lebih lanjut, Everson mengungkapkan bahwa laba bersih AADI selama 2025 tertekan oleh pelemahan harga jual rata-rata sebesar 13% yoy, meski volume penjualan batu bara naik 6% yoy menjadi 71,9 juta ton – dibandingkan panduan manajemen untuk tahun 2025 yang sebanyak 65-67 juta ton.

“Pendapatan selama 2025 turun 8% yoy menjadi US$ 4,9 miliar, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi, yaitu 104% dari estimasi konsensus 2025,” pungkasnya.

Sementara itu, di lantai bursa, saham AADI masih tergolong murah. Meski murah, AADI yang merupakan salah satu saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) tetap memiliki return on equity (ROE) yang baik.

Advertisement

Berdasarkan data di Stockbit Sekuritas, yang diakses pada Selasa (10/3/2026), rasio PE saham AADI saat ini (trailing twelve months/TTM) tergolong murah sebesar 6,5 kali.

Di lain pihak, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan peringkat sektor batu bara serta pandangan taktis (3 bulan) menjadi overweight, seiring potensi kenaikan harga batu bara. Saat ini, harga batu bara belum sepenuhnya mencerminkan potensi kenaikan harga lebih lanjut.

BRI Danareksa Sekuritas menetapkan Adaro Andalan Indonesia (AADI) sebagai pilihan utama di sektor batu bara, karena ada potensi kenaikan laba sebesar 20% hingga 94% pada 2026-2028.

Saham AADI juga berpotensi mengalami kenaikan target harga menjadi Rp 12.100-15.840 dalam skenario harga batu bara yang lebih bullish. Rekomendasinya adalah buy.

Jika mengacu harga saat ini, potensi cuan saham AADI maksimal sebesar 51,5%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 16 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 5 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 5 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia