3 Saham Dihujani Aksi Jual Asing, Net Sell Menggunung
JAKARTA, investor.id – Investor asing melanjutkan transaksi jual bersih (net sell) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/3/2026). Asing menghujani saham BBRI, BBCA, dan BMRI dengan aksi jual.
Adapun net sell asing di seluruh pasar hari ini sebesar Rp 686,2 miliar. Akibatnya, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini kembali menggunung menjadi Rp 31,5 triliun – berdasarkan data BEI.
Net sell terbesar di pasar reguler, Senin (30/3/2026), melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 461,4 miliar.
Baca Juga:
Saham Murah Emiten Grup Sinar MasSelain saham BBRI, asing juga banyak melego saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell sebesar Rp 242 miliar.
Kemudian, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net sell asing senilai Rp 229,79 miliar.
Sebaliknya, transaksi beli bersih (net buy) terbanyak oleh investor asing dialami saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencapai Rp 186,6 miliar.
Lalu, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dengan net buy sebesar Rp 101,2 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah 5,39 poin (0,08%) ke level 7.091,6. Sebanyak 280 saham naik, 428 saham turun, dan 250 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 14,7 triliun.
Sejumlah sektor saham masih mengalami penguatan pada penutupan pasar hari ini, dengan penguatan paling tinggi di sektor energi sebesar 2,1%.
Diikuti, penguatan di sektor teknologi sebesar 1,42%, sektor transportasi 1,41%, sektor barang konsumen primer 1,29%, sektor perindustrian 0,8%, sektor barang konsumen non-primer 0,2%, dan sektor kesehatan 0,1%.
Sebaliknya, pelemahan melanda sektor keuangan 1,1%, sektor barang baku 0,8%, sektor properti 0,4%, dan sektor infrastruktur 0,34%.
Top Cuan
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihKetika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel
Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler





