Sempat Naik Gila-gilaan, Saham Ini Harganya Nyungsep 78% dalam Sekejap
JAKARTA, investor.id – Saham PT Indospring Tbk (INDS) kembali anjlok 14,38% mentok auto reject bawah (ARB) ke Rp 625 pada sesi I perdagangan Rabu (11/3/2026). Antrean jual di harga bawah saham INDS mengular panjang.
Di sekitar pukul 10.40 WIB, tercatat sudah 12,67 juta saham Indopsring ditransaksikan, frekuensi 1.913 kali, dan nilai transaksi Rp 8,01 miliar.
Pada perdagangan Selasa (10/3/2026) kemarin, saham INDS juga rontok 14,62% kena ARB.
Baca Juga:
Saham BBCA Jangan-jangan Tembus ke SiniPadahal, saham Indospring sempat naik gila-gilaan 925% atau hampir 1.000%. Dari posisinya Rp 280 per 8 Januari 2026 melesat ke Rp 2.870 per penutupan 19 Februari.
Tapi dalam sekejap saham berkode INDS terjun bebas 78%.
Saat saham INDS melambung tinggi, ada direktur Indospring, yakni Lioe Cu Ling Se malah melakukan penjualan pada 12, 13, dan 18 Februari. Sebelum transaksi penjualan, dirinya memiliki 164.500 (0,0025%) saham INDS, setelahnya menjadi 44.500 (0,0007%) saham.
Sebelumnya saat ditanya Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai lonjakan harga saham gila-gilaan, manajemen Indospring dalam paparan publik insidentil pada 30 Januari 2026 menegaskan bahwa perseroan sudah memberikan semua informasi sesuai peraturan pasar modal dan semua dapat diakses melalui website BEI. Sehingga tidak memiliki lagi informasi yang perlu disampaikan kepada pemegang saham.
“Mengenai lonjakan harga saham INDS, terjadi dari mekanisme pasar,” ungkap manajemen INDS.
PT Indospring Tbk adalah sebuah perusahaan industri yang memproduksi pegas untuk kendaraan, baik berupa pegas daun maupun pegas keong (pegas ulir) yang diproduksi dengan proses dingin maupun panas.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

