Harga Emas Perkasa Seiring Menguatnya Permintaan Aset Safe Haven
JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia terpantau kembali menguat pada Rabu siang, 25 Maret 2026.
Dipantau dari laman Kitco, Rabu (25/3/2026) harga emas menguat 1,87% ke level US$ 4.556 per troy ons saat berita ini ditulis.
Harga emas kontrak April juga naik US$ 21,30 menjadi US$ 4.428,20 per troy ons.
Analis komoditas di Kitco Metals, Jim Wyckoff mengungkapkan bahwa harga emas mencatatkan kenaikan moderat pada perdagangan tengah hari di AS hari ini, karena beberapa permintaan aset safe haven kembali membanjiri logam mulia tersebut.
Harga emas juga menguat di tengah keyakinan pasar yang menurun tentang de-eskalasi perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dengan Iran, kata Wyckoff.
"(Namun) indeks dolar AS yang tinggi hari ini, kenaikan imbal hasil obligasi, dan kekhawatiran tentang inflasi global membatasi kenaikan di pasar emas," ungkapnya.
Adapun, Bank of Montreal (BMO) memproyeksi harga emas masih berpeluang melanjutkan reli, terlepas dari tantangan terkait sentimen konflik di Timur Tengah. Bank asal Kanada tersebut mengaku tetap optimistis terhadap emas.
Tetapi para analis komoditas di BMO juga memperingatkan bahwa harga emas masih dapat terus mengalami penurunan, dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi yang disebabkan oleh perang di Timur Tenga. Tetapi mereka mengatakan momentum bullish pasar hanya berhenti sementara, bukan berbalik arah.
“Konflik Iran tidak mengurangi tesis struktural untuk logam dan pertambangan, tetapi justru menambah bobotnya. Ini hanya masalah kapan pasar mendapatkan cukup kepercayaan bahwa konflik telah mencapai resolusi sebelum menambah risiko kembali,” kata para analis di BMO.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






