Saham Rp 97 Perak Ngacir 4.745%, Ada Pengumuman
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan penghentian sementara alias suspensi saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) sejak 25 Maret 2026 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.
Suspensi dijatuhkan lantaran terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
Baca Juga:
Saham yang Diramal Tembus Rp 33.000-anSebelum disuspensi, pada 17 Maret 2026 saham MGLV ditutup di level Rp 4.700. Dalam periode year to date (ytd), saham ini ngacir 113,64%. Dan untuk satu tahun terakhir, saham MGLV terbang 4.745% dari Rp 97 perak.
Sebelumnya, PT Nextier Datamate Center mengambilalih 78,74% saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) dari PT Trijaya Wisesa Makmur. Sehingga Nextier menjadi pemegang saham pengendali baru MGLV.
Nextier merupakan perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia yang berdomisili di Gedung Pacific Century Place, Jakarta. Pengendali baru MGLV, Nextire bergerak dalam bidang penyediaan fasilitas pusat data (data center) berbasis informasi teknologi (IT), termasuk konsultasi manajemen strategis.
MGLV pun menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 10 Februari 2026. Adapun mata acara rapat adalah persetujuan perubahan pengurus perseroan.
Salah satu nama yang menarik perhatian adalah munculnya Sugito Walujo atau Patrick Walujo sebagai komisaris baru MGLV. Patrick Walujo sendiri sama-sama diketahui merupakan mantan direktur utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Baca Juga:
BBRI Buka-bukaan soal DividenSementara itu, berdasarkan data pemegang saham 1% atau lebih dari semua emiten per 27 Februari 2026 yang dikeluarkan Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI), terungkap ada PT Trinugraha Thohir Harmoni 4,86% saham MGLV. Perusahaan bernama Trinugraha Thohir acapkali terafiliasi dengan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir.
Kemudian terdapat PT Andromeda Technology Investama memegang 2,65% saham MGLV, PT Celera Makmoer Indonesia 2,20%, Citibank Hong Kong S/A PBG Clients SG 1,76%, Bank of Singapore Limited 1,76%, dan PT Mandala Timur Invesrindo 1,55%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

