Minggu, 21 Juni 2026

Saham Rp 97 Perak Ngacir 4.745%, Ada Pengumuman

Penulis : Thresa Sandra Desfika
27 Mar 2026 | 08:01 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama GOTO, Patrick Walujo.
Direktur Utama GOTO, Patrick Walujo.

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan penghentian sementara alias suspensi saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) sejak 25 Maret 2026 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.

Suspensi dijatuhkan lantaran terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Sebelum disuspensi, pada 17 Maret 2026 saham MGLV ditutup di level Rp 4.700. Dalam periode year to date (ytd), saham ini ngacir 113,64%. Dan untuk satu tahun terakhir, saham MGLV terbang 4.745% dari Rp 97 perak.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, PT Nextier Datamate Center mengambilalih 78,74% saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) dari PT Trijaya Wisesa Makmur. Sehingga Nextier menjadi pemegang saham pengendali baru MGLV.

Nextier merupakan perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia yang berdomisili di Gedung Pacific Century Place, Jakarta. Pengendali baru MGLV, Nextire bergerak dalam bidang penyediaan fasilitas pusat data (data center) berbasis informasi teknologi (IT), termasuk konsultasi manajemen strategis.

MGLV pun menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 10 Februari 2026. Adapun mata acara rapat adalah persetujuan perubahan pengurus perseroan.

Salah satu nama yang menarik perhatian adalah munculnya Sugito Walujo atau Patrick Walujo sebagai komisaris baru MGLV. Patrick Walujo sendiri sama-sama diketahui merupakan mantan direktur utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Sementara itu, berdasarkan data pemegang saham 1% atau lebih dari semua emiten per 27 Februari 2026 yang dikeluarkan Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI), terungkap ada PT Trinugraha Thohir Harmoni 4,86% saham MGLV. Perusahaan bernama Trinugraha Thohir acapkali terafiliasi dengan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir.

Kemudian terdapat PT Andromeda Technology Investama memegang 2,65% saham MGLV, PT Celera Makmoer Indonesia 2,20%, Citibank Hong Kong S/A PBG Clients SG 1,76%, Bank of Singapore Limited 1,76%, dan PT Mandala Timur Invesrindo 1,55%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia