Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Tertekan, Dolar AS dan Suku Bunga Tinggi Jadi Beban

Penulis : Indah Handayani
6 Apr 2026 | 09:48 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas.
Sumber; AP Photo/Sakchai Lalit
Ilustrasi emas. Sumber; AP Photo/Sakchai Lalit

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia masih tertekan pada perdagangan Senin (6/4/2026), dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta ekspektasi suku bunga global yang tetap tinggi.

Harga emas hari ini terlihat melemah 0,56% ke level US$ 4.651,68 per ons troi.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan, aliran dana global saat ini lebih banyak mengarah ke dolar AS dibandingkan emas. Dalam situasi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, dolar dinilai masih menjadi aset safe haven utama, sehingga mengurangi daya tarik emas dalam jangka pendek.

ADVERTISEMENT

“Dominasi dolar AS membuat ruang penguatan emas menjadi terbatas. Selama dolar AS masih dalam tren menguat, pergerakan emas cenderung tertekan,” ujarnya dalam riset, Senin (6/4/2026).

Selain itu, Kofit menambahkan, kebijakan suku bunga tinggi yang dipertahankan oleh The Fed turut menjadi faktor utama penekan harga emas. Dalam kondisi suku bunga tinggi, instrumen investasi berbasis imbal hasil menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan yield.

Dari sisi teknikal, lanut Kofit, pergerakan emas juga menunjukkan sinyal pelemahan. Harga gagal melanjutkan tren kenaikan dan membentuk pola lower high, yang mengindikasikan adanya tekanan jual di pasar. Level resistance terlihat kuat menahan kenaikan, sementara area support kini tengah diuji.

Prediksi Harga Emas

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia