Minggu, 21 Juni 2026

Sinyal Bearish Muncul, Harga Emas Bisa Koreksi Lebih Dalam

Penulis : Indah Handayani
21 Apr 2026 | 10:15 WIB
BAGIKAN
ilustrasi emas. (Pluang/Istimewa)
ilustrasi emas. (Pluang/Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia dinilai masih berpotensi bergerak melemah dalam jangka pendek. Pelemahan itu seiring munculnya tekanan teknikal dan sikap hati-hati pelaku pasar yang menunggu arah kebijakan suku bunga The Fed.

Harga emas hari ini, Selasa (21/4/2026), terlihat jatuh 0,36% ke level US$ 4.803,6 per ons troy saat berita ditulis.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menyebut, pergerakan harga emas saat ini masih berada dalam fase konsolidasi, namun tekanan koreksi mulai terlihat lebih dominan. Kondisi ini membuka peluang penurunan harga sebelum kembali menemukan arah yang lebih jelas.

ADVERTISEMENT

Secara teknikal, Geraldo mengatakan, emas memang sempat menutup gap pada awal perdagangan, tetapi momentum penguatan tidak bertahan lama. “Setelah itu, harga justru kembali kehilangan tenaga dan berpotensi melanjutkan koreksi menuju area support penting di level US$ 4.737 per ons troy,” tulis Geraldo dalam risetnya, Selasa (21/4/2026).

Menurut Geraldo, level tersebut kini menjadi sorotan utama pelaku pasar. Jika tekanan jual berlanjut, area tersebut berpotensi menjadi target penurunan berikutnya sekaligus pengujian kekuatan buyer di pasar emas.

Geraldo menambahkan, indikator stochastic juga memperkuat sinyal pelemahan. Pola lower high yang terbentuk menunjukkan momentum naik mulai melemah, sementara kondisi belum memasuki area jenuh jual yang biasanya memicu rebound kuat.

Dengan kondisi tersebut, Geraldo menegaskan, peluang koreksi jangka pendek dinilai masih cukup terbuka. Bahkan, selama belum ada katalis baru yang kuat, pergerakan emas diperkirakan cenderung tertahan di bawah tekanan.

Sentimen Fundamental

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia