Minggu, 21 Juni 2026

Ramalan Saham BMRI Usai Rilis Kinerja: Harga Bisa Naik Tinggi

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Apr 2026 | 14:01 WIB
BAGIKAN
Menara Mandiri (BMRI). (Foto: BMRI)
Menara Mandiri (BMRI). (Foto: BMRI)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih yang sedikit di atas ekspektasi pada kuartal I-2026. Muncul ramalan untuk saham BMRI dengan potensi kenaikan harga yang tinggi.

Bank Mandiri mencetak laba bersih Rp 15,4 triliun pada kuartal I-2026 atau turun 17% qoq dari basis yang tinggi pada kuartal IV-2025, namun naik 17% yoy.

“Perolehan itu mencapai 27% dari estimasi kami dan konsensus tahun ini, atau sedikit di atas ekspektasi,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya, Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Kinerja emiten berkode saham BMRI tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit yang kuat sebesar 16% yoy, peningkatan PPOP (pre-provision operating profit) sebesar 10%, dan penurunan biaya risiko (cost of credit/CoC) sebesar 25 basis poin (bps).

Adapun margin bunga bersih (net interest margin/NIM) BMRI relatif stabil sebesar 4,7% atau terkikis 5 bps yoy. “Namun, manajemen BMRI menurunkan panduan NIM tahun ini menjadi 4,5-4,7% dari sebelumnya 4,6-4,8% karena ketidakpastian makro,” ungkap Victor.

Selain itu, penurunan target NIM BMRI juga seiring dekonsolidasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Tahun ini, Bank Mandiri (BMRI) mempertahankan target pertumbuhan kredit sebesar 7-9% dan CoC sebesar 0,6-0,8%.

Dalam skenario tekanan makro yang berat, misalnya harga minyak US$ 130-150 per barel, nilai tukar Rp 19.000 per dolar AS, dan defisit fiskal lebih dari 3%, manajemen BMRI memperkirakan pertumbuhan kredit bisa melambat ke level satu digit rendah.

Kemudian, NIM bisa turun sekitar 100 bps, NPL (non-performing loan) meningkat di atas 3%, CoC naik menjadi 2-3%, dan CAR (capital adequacy ratio) turun menjadi 16-17%.

Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 53 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia