Hermina (HEAL) Ketok Dividen, Segini per Sahamnya
JAKARTA, investor.id – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 207 miliar atau Rp 13,5 per saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Pembagian dividen tersebut ditopang oleh kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025. Perseroan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 7,1 triliun, meningkat 6,2% secara tahunan, dengan laba bersih mencapai Rp 549 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah pasien, penyesuaian tarif layanan, serta efisiensi biaya operasional.
Direktur Utama Hermina Yulisar Khiat mengatakan perseroan secara konsisten menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan, tidak hanya melalui ekspansi jaringan tetapi juga peningkatan kualitas layanan kesehatan. “Fokus kami tidak hanya pada ekspansi, tetapi juga pada peningkatan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan yang berkualitas dan berstandar tinggi,” ujarnya seusai RUPST di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga:
Target IPCC, Buka-bukaan soal TenderUntuk diketahui, sepanjang 2025 Hermina menjalankan sejumlah program strategis, termasuk pengembangan layanan unggulan seperti onkologi, fertilitas, dan stroke center, serta percepatan transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi rumah sakit dan aplikasi pasien “Halo Hermina”. Perseroan juga memperkuat sumber daya manusia melalui kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan.
Dari sisi ekspansi, Hermina melanjutkan pembangunan rumah sakit baru di Bali dan Salatiga, serta meningkatkan kapasitas layanan di sejumlah fasilitas yang telah beroperasi. Perseroan juga mulai mengembangkan model operatorship sebagai salah satu pilar pertumbuhan jangka panjang.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan laporan tahunan serta memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada direksi dan dewan komisaris atas kinerja tahun buku 2025.
Baca Juga:
Nasib Saham RI setelah Pengumuman MSCIDalam agenda perubahan manajemen, perseroan menerima pengunduran diri Darwin Cyril Noerhadi sebagai komisaris dan mengangkat Iswan Kosasih sebagai komisaris serta Yustinus Immanuel Herawan sebagai direktur.
Dengan fundamental kinerja yang solid dan strategi ekspansi yang terarah, Hermina optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan sekaligus mempertahankan kebijakan dividen yang menarik bagi investor di tengah dinamika sektor kesehatan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

