Minggu, 21 Juni 2026

Upbit Indonesia Perkuat Edukasi Kripto

Penulis : Thresa Sandra Desfika
24 Apr 2026 | 20:04 WIB
BAGIKAN
Ist
Ist

JAKARTA, investor.id – Dalam rangka memperingati Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026, Upbit Indonesia berpartisipasi dalam rangkaian roadshow edukasi yang digelar di Solo dan Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif industri untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aset kripto, seiring dengan pesatnya pertumbuhan jumlah investor di Indonesia, khususnya dari kalangan generasi muda.

Bulan Literasi Kripto merupakan inisiatif tahunan yang diinisiasi oleh Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) bersama regulator untuk memperkuat literasi masyarakat terhadap ekosistem aset digital. Tahun ini, rangkaian kegiatan kembali digelar di beberapa kota dengan pendekatan edukatif yang lebih inklusif, menjangkau mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum.

Kegiatan di Solo yang berlangsung di Universitas Sebelas Maret (UNS) mengangkat tema “Gen Z & Kripto: Melek Finansial atau Cuma Ikut Tren?”. Diskusi ini menghadirkan sejumlah panelis dari berbagai pemangku kepentingan, antara lain. Shania Lebang (Government Relations Upbit Indonesia), Teofilus Yusanto (Business Lead Triv), serta Indriana (Business Development & Research Lead Tokocrypto), Bagas Satriadi (Director Indonesia Coin Custodian), serta didukung oleh regulator dan akademisi.

ADVERTISEMENT

Diskusi tersebut menyoroti meningkatnya partisipasi generasi muda dalam investasi kripto yang didorong oleh kemudahan akses informasi dan pengaruh media sosial. Namun, di balik tingginya adopsi tersebut, masih terdapat tantangan dalam hal pemahaman risiko dan pengambilan keputusan investasi yang rasional.
Upbit Indonesia melihat bahwa fenomena ini menjadi salah satu fokus utama dalam mendorong literasi. 

Tidak hanya menyediakan akses terhadap aset kripto, Upbit juga berupaya menghadirkan edukasi yang berkelanjutan melalui kolaborasi dengan regulator, komunitas, serta pelaku industri.

Resna Raniadi, CEO Upbit Indonesia sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), menyampaikan, “Generasi muda saat ini memiliki akses informasi yang sangat luas, namun tantangannya adalah bagaimana informasi tersebut dapat diolah menjadi pemahaman yang utuh. Di Upbit, kami melihat literasi sebagai fondasi utama agar pengguna tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga memahami risiko dan potensi aset kripto secara lebih komprehensif.”

Kegiatan kemudian berlanjut di Yogyakarta melalui diskusi bertajuk “Takar Kripto 2026: Supercycle atau malah Bearish?” yang digelar di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Diskusi ini menghadirkan panelis dari regulator dan pelaku industri, antara lain Ludy Arlianto (OJK), Teofilus Yusanto (Business Lead Development Triv), Pradipta Rohimone (CTO Mobee),  Indriana (Business Development & Research Lead Tokocrypto) serta Lukas Lauw (Direktur CFX).

Forum ini membahas berbagai kemungkinan arah pasar kripto di tahun 2026, mulai dari potensi pertumbuhan yang didorong oleh adopsi institusional hingga risiko volatilitas yang masih menjadi tantangan utama. Sejumlah pandangan menunjukkan bahwa pasar kripto mulai bergerak menuju fase yang lebih matang dengan fokus pada fundamental, namun tetap dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global dan dinamika pasar.

Melalui diskusi ini, Upbit Indonesia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijak dalam melihat aset kripto, tidak hanya sebagai peluang jangka pendek, tetapi sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital masa depan yang masih dalam tahap berkembang. Edukasi menjadi kunci agar masyarakat dapat memahami berbagai skenario pasar dan mengambil keputusan investasi secara lebih rasional.

Resna Raniadi menegaskan bahwa literasi kripto merupakan tanggung jawab bersama, “Literasi kripto tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi semua stakeholders, antara regulator, pelaku industri, dan komunitas untuk memastikan masyarakat tidak hanya tertarik, tetapi juga memahami dengan baik bagaimana ekosistem ini bekerja.”

Partisipasi Upbit Indonesia dalam BLK 2026 mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri kripto yang lebih sehat dan berkelanjutan. Selain mendorong peningkatan jumlah pengguna, Upbit juga menekankan pentingnya kualitas pemahaman agar masyarakat dapat memanfaatkan aset digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia