Kisi-Kisi Harga Emas Pekan Depan Terkuak
Fokus utama pasar pekan depan akan tertuju pada keputusan sejumlah bank sentral besar dunia, termasuk The Fed, European Central Bank, Bank of England, Bank of Japan, dan Bank of Canada.
Pasar memperkirakan suku bunga tidak akan berubah, namun pernyataan bernada hawkish berpotensi menekan emas lebih lanjut.
Sejumlah analis menilai emas masih berpotensi bergerak dalam rentang terbatas.
Presiden Asset Strategies International Rich Checkan memperkirakan, harga emas bisa melemah karena pasar masih terlalu sensitif terhadap isu suku bunga.
Sementara itu, Presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day, melihat emas akan bergerak naik-turun selama konflik geopolitik belum jelas.
Di sisi lain, analis Barchart Darin Newsom justru masih melihat fundamental emas tetap kuat karena dukungan pembelian bank sentral global.
Secara teknikal, analis Forex.com Razan Hilal menyebut, emas saat ini berada dalam fase konsolidasi dengan batas penting di US$ 4.760 per ons troi sebagai support dan US$ 4.880 per ons troi sebagai resistance.
Jika emas mampu menembus US$ 4.880 per ons troi , peluang kenaikan ke area US$ 4.980 per ons troi hingga US$ 5.250 per ons troi terbuka. Sebaliknya, jika turun di bawah US$ 4.760 per ons troi , risiko koreksi ke area US$ 4.660 per ons troi hingga US$ 4.480 per ons troi meningkat.
Sementara itu, sejumlah analis lain seperti FxPro melihat tekanan masih dominan dalam jangka pendek, dengan potensi pelemahan menuju US$ 4.500 per ons troi bahkan US$ 4.400 per ons troi .
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






