Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Diteropong Menembus Level Ini pada Akhir 2026

Penulis : Natasha Khairunisa
28 Apr 2026 | 07:25 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA/IMAGO/Frank Sorge via Reuters/pri)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: ANTARA/IMAGO/Frank Sorge via Reuters/pri)

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia diprediksi masih memiliki peluang untuk melampaui level US$ 5.000 per troy ounce pada akhir tahun 2026, meski tengah berada dalam tren yang fluktuatif hingga bertahan di US$ 4.700.

Dikutip dari Kitco News, Selasa (28/4/2026) Kepala Strategi Lintas Aset di Amundi Investment Institute, Lorenzo Portelli mengatakan bahwa ia melihat guncangan pada sektor energi global imbas konflik di Timur Tengah hanya akan berdampak jangka pendek pada inflasi.

“Melihat 12 bulan ke depan, kami tetap optimis terhadap emas dan melihat potensi harga bergerak menuju US$ 5.500 per troy ounce,” kata Portelli dalam sebuah laporan.

ADVERTISEMENT

Portelli menyoroti inflasi inti AS yang masih di atas target Federal Reserve sebesar 2%, namun belum meningkat secara signifikan.

“Inflasi inti tetap lebih terkendali dan lebih baik, mengurangi kebutuhan bank sentral untuk mengambil sikap yang lebih agresif. Menurut pandangan kami, dorongan inflasi yang dipicu oleh guncangan energi kemungkinan akan bersifat sementara dan tidak berkelanjutan,” kata Portelli.

Pada saat yang sama, Portelli mencatat bahwa permintaan investasi emas didorong oleh lebih dari sekadar suku bunga AS.

Ia menambahkan, dengan harga emas turun sekitar 15% dari rekor tertinggi bulan Januari lalu, investor akan mengambil momentum aksi beli.

“Permintaan emas bank sentral kemungkinan akan tetap kuat, terutama di antara otoritas pasar negara berkembang yang terus melakukan diversifikasi cadangan dari mata uang tradisional. Kami tidak melihat tren ini akan berbalik dalam waktu dekat. Emas tetap menjadi aset strategis bagi pengelola cadangan yang berupaya mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan meningkatkan ketahanan portofolio,” katanya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia