Minggu, 21 Juni 2026

Info Baru Emiten, Agung Sedayu dan Salim Group Genggam 84% Saham

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Apr 2026 | 09:11 WIB
BAGIKAN
Patung Naga Kemakmuran Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2). Ilustrasi/PIK2
Patung Naga Kemakmuran Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2). Ilustrasi/PIK2

JAKARTA, investor.id – Stockbit Sekuritas mengungkap bocoran marketing sales emiten Agung Sedayu dan Salim Group, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)/PIK2 dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).

Dalam ulasan Stockbit Sekuritas mengutip investor relations PANI dan CBDK disebutkan Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) mencatat marketing sales Rp 987 miliar pada 1Q26 (+112% YoY, -15% QoQ), setara 23% target 2026 di level Rp 4,3 triliun.

“Lonjakan marketing sales PANI secara tahunan pada 1Q26 terjadi seiring low–base effect serta didorong pertumbuhan di seluruh segmen, utamanya marketing sales ‘residential’ yang naik ke level Rp 461 miliar (+227% YoY) dan segmen ‘commercial land plots’ ke level Rp 425 miliar (+84% YoY),” ungkap ulasan Stockbit Sekuritas dikutip Selasa (28/4/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, kata Stockbit, Bangun Kosambi Sukses (CBDK) mencatat marketing sales Rp 157 miliar pada 1Q26 (-34% YoY, +44% QoQ), setara 28% target 2026 di level Rp 563 M.

Penurunan marketing sales CBDK secara tahunan pada 1Q26 ditekan oleh marketing sales segmen ‘commercial land plots’ yang turun ke level Rp 130 miliar (-35% YoY) serta permintaan ‘commercial products’ yang soft dengan kontribusi 0% terhadap marketing sales 1Q26 (vs. 1Q25: 14% marketing sales).

Emiten Agung Sedayu dan Salim Group PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 sebelumnya telah menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang saham perseroan per 31 Maret 2026.

Dalam perhitungan terbaru, jumlah saham free float PANI menyusut menjadi 1.996.035.000 saham (11,02%). Itu lantaran adanya saham non-warkat dimiliki oleh perusahaan modal ventura dan private equity kurang dari 5% berjumlah 886.953.504 saham, yang kini tak masuk perhitungan saham free float.

Berbeda dari bulan sebelumnya, jumlah saham free float PANI sebanyak 2.882.988.504 saham (15,91%), yang mencakup di dalamnya saham non-warkat dimiliki oleh perusahaan modal ventura dan private equity kurang dari 5% berjumlah 886.953.504 saham.

Entitas Agung Sedayu dan Salim Group, yakni PT Multi Artha Pratama (MAP) tetap menguasai 5.234.037.094 saham PANI (84,09%), sama seperti bulan sebelumnya.

Adapun secara total, pemegang saham PANI ada sebanyak 53.811 pihak. Naik 685 pihak dari bulan Februari 2026 yang berjumlah 53.126 pihak.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Maret 2026 terkait pemegang saham lebih dari 1% dari semua emiten, tercatat empat pihak yang memegang saham PANI lebih dari 1%. Yaitu MAP 84,09%;  RCEP Growth Investment SPC (CP) 2,80% saham; Treasure Venture Investment (CP) 2,53% saham; dan Lat Ya Road Limited (OT) 2,09%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 35 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia