Emiten Afiliasi Hermanto Tanoko Buka-bukaan soal Laba Ngacir 4.000%
JAKARTA, investor.id – emiten terafiliasi konglomerat Hermanto Tanoko, PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) terus menunjukkan penguatan fundamental bisnisnya. Kinerja kuartal I- 2026 mencerminkan perkembangan yang baik, terutama dari sisi penjualan dan laba bersih.
Perseroan mencatat pendapatan sekitar Rp 334 miliar, naik 6,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 314 miliar. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya volume penjualan seiring bertambahnya kapasitas produksi.
“Selain itu, kondisi pasar yang lebih kondusif, didukung oleh kebijakan pemerintah yang semakin jelas dan stabil, turut mendorong peningkatan harga jual produk. Hal ini membuat pertumbuhan pendapatan menjadi lebih solid dan berkelanjutan,” jelas manajemen BLES dalam keterangan resmi dikutip Selasa (28/4/2026).
Baca Juga:
Antam (ANTM) Buka Laba Kuartal IDari sisi laba, peningkatannya jauh lebih signifikan. Laba bersih tercatat sebesar Rp 46,9 miliar, melonjak tajam lebih dari 4.000% dibandingkan Rp 1,1 miliar pada kuartal I-2025. Peningkatan ini tidak hanya didorong oleh pertumbuhan penjualan, tetapi juga oleh efisiensi penggunaan bahan baku yang berhasil menekan biaya pokok penjualan (HPP).
“Efisiensi tersebut merupakan hasil dari inisiatif research and development (R&D) yang dilakukan perseroan pada kuartal III dan IV tahun 2025, yang mulai memberikan dampak positif terhadap margin keuntungan di awal 2026,” terang manajemen BLES.
Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp 2,005 triliun pada kuartal I-2026, menurun sekitar 1,64% dibandingkan posisi Desember 2025 sebesar Rp 2,038 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya penyusutan aset, serta penambahan aset baru yang relatif terbatas pada periode tersebut.
Manajemen menyebut kuartal I-2026 sebagai awal fase pertumbuhan yang lebih cepat. Dengan kapasitas produksi yang telah mencapai sekitar 5,6 juta m3 per tahun, serta mulai beroperasinya pabrik ke-5 di Banjarnegara yang meningkatkan efisiensi dan output produksi, perseroan optimistis kinerja akan terus membaik sepanjang 2026.
“Ke depan, potensi pertumbuhan BLES dinilai semakin enarik, seiring dengan permintaan pasar bahan bangunan yang tetap kuat, dukungan ekspansi kapasitas, serta efisiensi operasional yang terus ditingkatkan. Kombinasi faktor ini memberikan ruang bagi perseroan untuk menjaga pertumbuhan pendapatan dan laba secara berkelanjutan,” pungkas manajemen BLES.
Hermanto Tanoko menggenggam saham BLES melalui PT Tancorp Investama sebanyak 18,05%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






