Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Bakal Ditopang Sentimen Ini

Penulis : Natasha Khairunisa
28 Apr 2026 | 11:45 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: AP/ Jae C. Hong)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: AP/ Jae C. Hong)

JAKARTA, investor.id - Analis mengungkapkan bahwa harga emas diperkirakan akan kembali menguat dari level fluktuatif di US$ 4.700 per troy ounce setelah akhir dari konflik di Timur Tengah mulai terlihat.

Dikutip dari Kitco News, Selasa (28/4/2026) para analis di Heraeus menyoroti perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang tidak terbatas telah memperpanjang ketidakpastian pasar.

“Awalnya, gencatan senjata ini diterima dengan baik oleh pasar dan logam mulia, dengan harga emas secara bertahap naik dan S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru pada 17 April. Namun sejak itu, lalu lintas melalui Selat Hormuz sangat sedikit, dan AS telah memulai blokade pelabuhan Iran yang akan berlanjut hingga pembicaraan yang diusulkan selesai," analis di Heraeus menyoroti. 

ADVERTISEMENT

Meskipun demikian, pasar saham tampaknya tidak memperhitungkan dampak ekonomi dari konflik yang berkepanjangan.

“Dalam hal ini, kenaikan inflasidi AS kemungkinan akan menutupi pendapatan perusahaan yang kuat dan reli harga emas," beber para analis. 

“Dalam jangka panjang, kombinasi stagnasi ekonomi dan kenaikan inflasi dapat memberikan lahan subur bagi pasar emas untuk terus berlanjut," sambungnya.

Analis di Heraeus juga menilai, tren arus masuk dan keluar cadangan emas bank sentral akan mendukung harga logam mulia ke depan.

Heraeus menyebut, meskipun Rusia telah menjadi penjual bersih setiap bulan sepanjang tahun ini, proporsi cadangan emas negara tersebut tergolong kecil, hanya mengurangi sekitar 1% menjadi 2.305 ton, turun dari 2.327 ton pada awal tahun.

Adapun bank sentral Polandia, yang kini memegang emas terbesar di antara bank-bank sentral di Eropa menunjukkan minat yang berkelanjutan terhadap emas.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia