Laba WIFI Ditaksir Melejit 93%, Saham Bakal Begini
JAKARTA, Investor.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatatkan kinerja keuangan tahun 2025 yang solid, dengan laba bersih melonjak 77% menjadi Rp409 miliar, sedangkan pendapatan 147% menjadi Rp1,66 triliun. Tren ini ditaksir berlanjut, sehingga berdampak positif terhadap saham WIFI yang masih diganjar target harga tinggi.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, WIFI juga mencatatkan pertumbuhan operasional kuat pada 2025. Jumlah home connect meningkat menjadi 1.5 juta pelanggan vs 185 ribu pada FY24, sejalan dengan ekspansi home passes menjadi 2,5 juta vs 220 ribu pada FY24.
“Ini mendorong take-up rate mencapai 60%. Peningkatan seiring dengan penetrasi jaringan yang semakin solid yang diikuti dengan monetisasi yang lebih optimal akibat permintaan yang lebih solid terhadap layanan fixed broadband,” tulis Phintraco, dikutip Selasa (28/4/2026).
Ke depan, manajemen WIFI menargetkan ekspansi home passes mencapai 4 juta vs estimasi Phintraco 3.2 juta dan home connect 2,3 juta vs Phintraco 1.9 juta). Manajemen juga memperkirakan take-up rate relatif terjaga pada level 60–65%, sehingga diharapkan dapat terus mendukung peningkatan utilisasi jaringan dan monetisasi secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Pemicu Saham ANTM Mendadak AnjlokKinerja 2026 dan Target Harga
Phintraco memprediksi pendapatan WIFI tahun 2026 mencapai Rp2,78 triliun naik 67,4% ditopang oleh segmen FWA yang diperkirakan mulai mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,19 triliun serta FTTH sebesar Rp696 miliar.
Margin EBITDA diproyeksikan relatif stabil di 70%, sejalan dengan pergeseran komposisi pendapatan yang semakin dominan ke segmen telekomunikasi karena margin yang lebih tinggi. Sejalan dengan hal tersebut, laba bersih diperkirakan meningkat signifikan menjadi sekitar Rp792 miliar pada 2026.
Baca Juga:
Tekanan Jual di Saham BBCAPhintraco mempertahankan rekomendasi buy saham WIFI dengan target harga sedikit lebih rendah Rp4.400 dari Rp4.700, mengimplikasikan EV/ EBITDA 11,3 kali/7,8 kali tahun 2026 dan 2027. Saat ini, WIFI diperdagangkan EV/EBITDA 2026 5,9 kali, lantaran telah terkoreksi 30%, seiring tekanan makro.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






